Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Jalin Kerjasama dengan HPI

Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Jalin  Kerjasama dengan HPI

Dekan Fakultas Syariah UIN IB Dr. Ikhwan, SH. M.Ag menandatangani MoU bersama Ketua Umum HPI Indra Listyo. (Foto: Dok. Humas UIN)

Langgam.id Fakultas Syari’ah UIN Imam Bonjol Padang menjalin kerjasama dengan Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI)

Kerjasama ini ditandatangani langsung oleh Dekan Fakultas Syari’ah Dr. Ikhwan, SH, M.Ag dengan Ketua Umum HPI Indra Listyo di Aula Gedung Lantai I Kampus UIN Imam Bonjol, Jumat, (9/12/2022).

Kerjasama tersebut terkait tentang Program Pendidikan dan Pelatihan serta Pengabdian kepada Masyarakat

Indra Listyo, Ketua Umum HPI mengatakan lembaganya bukan penyedia lapangan atau sebagai dunia wadah kerja. Tapi adalah lembaga profesi yang di dalamnya hadir sejumlah penterjemah dari berbagai bahasa.

"Lembaga kita ini adalah sebagai platform terbuka untuk koneksi dan banyak hubungan sesama penerjemah. Dan dia pemberi calon-calon mitra untuk pencari dunia kerja," katanya.

Dia menyebutkan bersama tim HPI hadir di Fakultas Syari’ah UIN Imam Bonjol dilatarbelakangi oleh wadah HPI yang sudah banyak berdiri di seluruh Indonesia.

"Dan Insya Allah segera pula HPI di Sumbar dan bermitra dengan Fakultas Syari’ah UIN Imam Bonjol Padang. Keterhubungan yang selama ini telah dikerjakan oleh Masni Fansuri Dt. Rajo Mangkuto Nan Putih yang juga penerjemah/juru Bahasa dan Pendiri dan Direktur SvarmaLingua Consulting," sebutnya.

Tentunya antara Fakultas Syari’ah dengan HPI merasa penting untuk terikat dalam kerjasama secara formal ini. Karena, masalah kebahasaan menjadi penting bagi dunia perguruan tinggi di Sumbar.

"Kami melihat Sumbar dengan sektor-sektor pendukung seperti adanya Ponpes. Selanjutnya setelah para santri ini tamat dari ponpes, maka akan dilanjutkan pendidikan salah satunya ke Fakultas Syari’ah. Maka, ketika mahasiswa ini dididik di sini, tentunya ada kajian yang bukan berasal dari Bahasa Indonesia, seperti Arab dan Inggris, nah di sinilah point pentingya HPI," jelasnya.

Atau, sebutnya, mahasiswa ketika melakukan penelitian dan melakukan kajian tentang karya ilmiahnya bersumber dari Bahasa Asing. Tenaga pendidik akan bisa membantu anak didik dalam hal itu.

"Hal lainnya yang kita rasakan di lingkungan HPI adalah ketika melakukan beberapa kajian ilmiah dan perlunya wadah HPI membantu para pengusaha untuk menterjemahkan Bahasa yang selama ini sulit dikenali," ujar Indra.

Dengan adanya HPI, maka setiap persoalan penerjamahan bisa dijawab secara bersama-sama. Dunia akademisi seperti dosen yang punya potensi besar di perguruan tingginya juga berkolaborasi dengan HPI. Pengalaman lainnya ketika ada novel yang selama ini dalam Bahasa Arab ke bahasan Indonesia bisa dikembangkan dan dibantu terjemahannya oleh HPI.

"Sejalan dengan kemajuan teknologi hari ini yang super hebat terkadang aplikasinya menggunakan bahasa asing, kita dari HPI akan membantu mereka termasuk juga kita juga bisa menjadi sebagai penyedia jasa untuk penyelesai sengketa," katanya.

Manfaat dari terjemahan bukan bersifat instan. Manfaat lainnya akan terhubung dengan jejaring yang sudah tersebar di beberapa negara, seperti Jeddah dan Saudi Arabia.

"Kita juga juga melihat orang Minang mempunyai gudang Bahasa Arab dan bisa bakal menjadi penerjemah terbanyak. Apalagi Minangkabau kaya dengan pondok pesantren. Jadi sangat besar peluang untuk mendirikan Korda Bahasa Arab di Sumbar ini," katanya.

Dekan Fakultas Syari’ah Ikhwan dihadapan tim HPI menyebutkan, bahwa perlu bersikap cepat dan tanggap dalam membantu dan memberikan fasilitas yang seluas-luasnya bagi dunia perguruan tinggi.

"Alasannya sangat mendasar, karena kita adalah Fakultas Syar’ah yang harus mampu menggunakan Bahasa Asing, seperi Bahasa Arab, Inggris dan Bahasa Mandarin. Yang bisa mengembangkan itu semua wadahnya adalah kita-kita ini sebagai tendik. Kalau kerjasama ini sudah berjalan maksimal, semua persoalan apa saja akan bisa di atasi di Fakultas Syari’ah. Tidak hanya itu dosen-dosen kita yang di UIN IB Padang, khususnya di fakultas ini, karena banyak SDM yang alumni Mesir, maka akan bisa memberikan kontribusi bagi dunia penerjemah bahasa. Insya Allah asal kita mau, pasti bisa," katanya.

--

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini

 

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Agung Fainendo, Penyandang Disabilitas Netra Pertama Raih Gelar Doktor UIN IB Padang
Agung Fainendo, Penyandang Disabilitas Netra Pertama Raih Gelar Doktor UIN IB Padang
Rektor UIN Imam Bonjol Lantik 4 Dosen untuk Jabatan Fungsional
Rektor UIN Imam Bonjol Lantik 4 Dosen untuk Jabatan Fungsional
288 Mahasiswa UIN IB Praktek di 15 Pengadilan Agama
288 Mahasiswa UIN IB Praktek di 15 Pengadilan Agama
FTK UIN IB Jalin Kerja Sama dengan STAI Tanjung Pura
FTK UIN IB Jalin Kerja Sama dengan STAI Tanjung Pura
Pascasarja UIN IB Tindaklanjuti Hasil Tinjauan Kurikulum
Pascasarja UIN IB Tindaklanjuti Hasil Tinjauan Kurikulum
UIN Imam Bonjol Padang Lakukan Penjajakan Kerjasama dengan Lipia Jakarta
UIN Imam Bonjol Padang Lakukan Penjajakan Kerjasama dengan Lipia Jakarta