Empat Warga Toboh Malalak Timur Belum Ditemukan

Tim gabungan pencari korban banjir bandang atau galado masih terkendala dengan medan yang masih ditimbun lumpur yang cukup tinggi.

Tim gabungan melakukan penyisiran pencarian korban di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. [foto: S Taufiq]

Langgam.id – Sebanyak empat warga Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, yang diterjang galodo beberapa hari lalu masih belum ditemukan.

Camat Malalak, Ulya Satar mengatakan, galodo yang melanda beberapa hari lalu itu menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat.

Selain memporak porandakan permukiman warga, fasilitas umum dan lahan pertanian, juga menelan korban jiwa.

“Sebanyak 15 warga awalnya dilaporkan hilang. Setelah dilakukan pencarian 11 orang ditemukan meninggal dunia, namun empat orang lagi masih dalam pencarian,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari AMC, Rabu (3/12/2025).

Kini katanya lagi, tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, masyarakat dan lainnya tengah berjuang melakukan pencarian terhadap empat warga yang belum ditemukan tersebut.

“Kita berharap empat warga ini bisa segera ditemukan,” pungkasnya.

Yose Hendra (YH)

Baca Juga

Ilustrasi
Oknum Polisi Polres Agam Diduga Cabuli Anak Tiri Berumur 15 Tahun 
Pengedar 47 Kg Sabu di Padang Divonis Seumur Hidup, Jaksa Tuntut Hukuman Mati
Pengedar 47 Kg Sabu di Padang Divonis Seumur Hidup, Jaksa Tuntut Hukuman Mati
Orang tua bayi Alceo
Keluarga Bayi Alceo Resmi Polisikan Petugas RSUP M Djamil Padang, Sang Ayah Optimistis Hukum Adil
ilustrasi
Sumbar Diserbu 300 Motor Baru Sehari, Polisi Klaim Lalu Lintas Masih Aman Tanpa Macet
RSUP M Djamil Padang
Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang: Hasil Audit hanya Dilaporkan ke Kemenkes, Tak Diumumkan
Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis