Dugaan Korupsi dan Gelapkan Uang Nasabah, Pegawai BRI Ditahan Kejari Payakumbuh

Dugaan Korupsi dan Gelapkan Uang Nasabah, Pegawai BRI Ditahan Kejari Payakumbuh

Ilustrasi (pixabay.com)

Langgam.id - Diduga menggelapkan melakukan tindak pidana korupsi dan menggelapkan uang nasabah, seorang oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar) ditahan petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Payakumbuh.

Dari informasi, oknum berinisial AG (32) itu menghabiskan uang tersebut untuk berjudi online. Dugaan kasus penggelapan ini terjadi sejak awal tahun 2018.

"Ya, kami sudah tahan tersangka dugaan korupsi dan penggelapan uang BRI dan nasabahnya. Sekarang masih menunggu hasil audit BPKP untuk menghitung kerugian negara," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Payakumbuh Nur Tamam saat dihubungi langgam.id, Jumat (17/5/2019).

Beragam modus yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksinya. Seperti membujuk nasabah untuk mengambil kredit di Bank BRI. Namun setelah dana cair, jumlah pinjaman dikurangi dengan cara membuat dokumen palsu.

Pelaku juga diduga menggelapkan setoran nasabah dan tidak dimasukkan ke kas Bank BRI. Lalu, pelaku juga mengambil jaminan pinjaman nasabah tanpa sepengetahuan pimpinan dan menjadikan jaminan itu untuk pinjaman ke bank tanpa sepengetahuan si nasabah.

"Sekarang dalam tahap penyidikan," kata Nur Tamam.

Beredar kabar, jumlah uang yang dikorupsi dan digelapkan tersangka mencapai Rp1 miliar rupiah. Namun, Nur Tamam tidak mau memastikan nominal tersebut.

"Kalau nominal nanti saja. Kami tunggu hasil audit BPKP dulu," katanya.

Atas perbuatan itu, oknum pegawai BRI Cabang Payakumbuh dianggap telah merugikan keuangan negara. Tersangka dijerat Pasal 2 dan 3 UU no 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi (Tipikor). (*RC)

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Tag:

Baca Juga

holding-bumn-ultramikro-andre-rosiade-22-juta-nasabah-naik-kelas
Holding BUMN Ultramikro, Andre Rosiade: 2,2 Juta Nasabah Naik Kelas
Langgam.id - Proses penyidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasbar direspons penasihat hukum tersangka.
Penasihat Hukum Tersangka Nilai Penyidikan Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD Pasbar Lamban
Langgam.id - Uang senilai Rp3,8 milair yang diduga hasil korupsi pembangunan RSUD Pasaman Barat (Pasbar) diserahkan ke kejaksaan.
Uang Diduga Hasil Korupsi di RSUD Pasaman Barat Diserahkan ke Kejaksaan, Nilainya Rp3,8 Miliar
Langgam.id - Kasus dugaan korupsi di KONI Kota Padang terus bergulir. Kali ini, Majelis Hakim minta Mahyeldi Ansharullah dihadirkan.
Majelis Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Mahyeldi di Sidang Dugaan Korupsi KONI Padang
Shop for Free, BRI Hadirkan Program Belanja Gratis di Budiman Swalayan Padang dan Bukittinggi
Shop for Free, BRI Hadirkan Program Belanja Gratis di Budiman Swalayan Padang dan Bukittinggi
Langgam.id - Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi mengaku tidak tahu terkait adanya kesalahan pengadaan APD di daerah yang ia pimpim.
Riza Faelpi Akui Tak Tahu Soal Kesalahan dalam Proses Pengadaan APD di Kota Payakumbuh