Langgam.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang bakal memanggil jajaran direksi Perumda Air Minum atau PDAM setempat, buntut banyaknya keluhan warga terkait kondisi air keruh.
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengatakan keluhan masyarakat mengenai kualitas air menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi PDAM untuk memperbaiki pelayanan kepada pelanggan.
“Tentu ini menjadi catatan bagi PDAM, bahwa masyarakat masih mengeluhkan pelayanan ini,” kata Muharlion kepada Langgam.id, Rabu (8/7/2026).
Ia menilai masyarakat tidak ingin mengetahui berbagai kendala internal yang dihadapi PDAM. Yang diharapkan warga, layanan air bersih yang layak dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, Muharlion meminta PDAM lebih proaktif dengan turun langsung menemui masyarakat guna mengetahui persoalan mendasar yang sedang dihadapi pelanggan. Langkah tersebut penting agar penyelesaian masalah dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Jika ada persoalan yang memerlukan dukungan kebijakan atau pembahasan lebih lanjut, DPRD Kota Padang siap memfasilitasi melalui forum resmi. Menurutnya, persoalan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas.
“Kalau memang ada hal yang harus segera dituntaskan, kapan perlu kita bicarakan di DPRD. Karena air bersih ini adalah kebutuhan pokok yang tidak bisa kita hindarkan di masyarakat,” ujarnya.
Terkait keluhan pelanggan yang tetap membayar tagihan meski kualitas air dinilai belum maksimal, Muharlion menilai PDAM perlu mempertimbangkan kebijakan yang dapat meringankan beban masyarakat.
“Harus dipikirkan, apakah relaksasi kepada masyarakat atau diskon dan segala macamnya. Ini yang harus dipikirkan. Karena kondisi air saat ini menandakan pelayanan yang diberikan belum maksimal,” tegasnya.
Muharlion juga tidak menutup kemungkinan DPRD akan memanggil pihak PDAM untuk meminta penjelasan apabila permasalahan tersebut belum segera ditindaklanjuti.
Komisi terkait di DPRD akan didorong untuk mengawal persoalan tersebut hingga pelayanan kepada masyarakat benar-benar membaik.
“Kita dorong komisi terkait untuk menindaklanjuti. Bisa saja dilakukan pemanggilan terhadap pihak PDAM,” pungkasnya. (WAN)






