Doni Monardo: Covid-19 Wabah Membahayakan, Saya Sudah Pernah Merasakan

doni monardo, satgas larangan

Doni Monardo. (Instagram @bnpb_indonesia)

Langgam.id – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo kembali mengingat kepada masyarakat bahwa pandemi covid-19 belum berakhir. Doni meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas mudik lebaran 2021.

Menurutnya, covid-19 merupakan wabah sangat membahayakan. Hal ini diakuinya lantaran telah pernah dinyatakan positif covid-19.

“Covid-19 ini adalah wabah yang sangat membahayakan. Saya sudah pernah merasakan betapa ganasnya covid-19 ini,” kata Doni di sela kunjungan kerjanya di Sumbar.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini mengungkapkan, jika warga yang terpapar covid-19 terlambat ditangani dokter resikonya adalah kematian. Maka itu, jangan anggap enteng covid-19.

Baca juga: Doni Monardo Puji Langkah Pariaman Lakukan Penghijauan untuk Mitigasi Bencana

“Walaupun sekarang ini banyak di provinsi, termasuk di Sumbar kasusnya mengalami penurunan. Namun covid-19 masih ada, covid-19 belum hilang,” jelasnya.

Bahkan, kata dia, beberapa negara kasus covid-19 mengalami peningkatan yang luar biasa. Bahkan WHO menyebutkan dunia menghadapi pandemi relatif lebih mengkhawatirkan saat ini.

“Walaupun vaksin sudah ditemukan dan sebagian penduduk dunia sudah mendapatkan vaksin. Tapi sekali lagi, vaksin tidak menjamin, tapi mengurangi resiko,” ujarnya. (Irwanda/Ela)

Baca Juga

Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
BPBD Evakuasi 16 Jenazah Korban Galodo Silaing Jembatan Kembar
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Rekap Bencana Sumbar: 88 Meninggal, 85 Orang Hilang
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Update Banjir Bandang Kota Padang: 9 Orang Meninggal Dunia
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Banjir dan Longsor di Sumbar, Anggota DPR RI Mulyadi Minta Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional