Dispora Sumbar Masih Kaji Lokasi Relokasi PKL GOR Agus Salim

Dispora Sumbar Masih Kaji Lokasi Relokasi PKL GOR Agus Salim

Satpol PP tertibkan PKL di kawasan GOR Haji Agus Salim Padang. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

Langgam.id– Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat masih membahas rencana relokasi untuk ratusan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan GOR Haji Agus Salim, Padang. Saat ini area olah raga tersebut dikosongkan selama proyek revitalisasi GOR H Agus Salim.

Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur, mengatakan pihaknya telah menggelar sejumlah pertemuan dengan perwakilan pedagang, untuk mencari solusi terbaik terkait penataan kawasan selama masa revitalisasi berlangsung.

“Saat ini kami masih dalam tahap pembahasan relokasi pedagang kaki lima. Untuk tempatnya belum ada,” katanya saat dikonfirmasi Langgam.id (18/6/2026).

Saat ini, pemerintah baru menyediakan relokasi untuk pedagang yang bertempat di pujasera GOR, yang dipindahkan ke depan kolam renang Teratai. Sementara itu, Satpol PP juga telah membongkar bangunan semi permanen milik PKL yang berada di kawasan GOR.

Mahdianur menjelaskan, untuk sementara pedagang masih diperbolehkan berjualan di luar portal kawasan GOR. “Pedagang PKL mendukung pembangunan, tetapi juga meminta solusi agar tetap bisa berusaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil pembahasan nantinya akan menjadi dasar penataan pedagang agar proses revitalisasi dapat berjalan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

“Kami meminta kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di kawasan Gor Haji Agus Salim Padang selama konstruksi,” katanya.

Seorang pedagang kaki lima di GOR H Agus Salim Andri, mengaku hingga kini belum mengetahui lokasi tempatnya berjualan setelah nantinya kawasan GOR ditutup.

Selama ini, ia mengaku mangkal di pelataran parkir Stadion Haji Agus Salim dan belum mendapatkan informasi mengenai tempat pengganti dari pemerintah.

“Belum tahu mau mangkal di mana. Biasanya saya jualan di depan stadion ini,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Laura, pedagang ayam goreng di kawasan GOR Haji Agus Salim. Ia mengaku belum mengetahui kemana harus pindah berjualan karena hingga saat ini belum ada tempat yang disediakan khusus bagi PKL terdampak.

Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menyiapkan solusi relokasi yang jelas agar aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan selama proses proyek GOR Gaji Agus Salim Padang.

“Saat ini kami butuh kepastian dan lokasi berjualan,” ujarnya. (fix)

Baca Juga

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo