Disdikbud Padang Vaksinasi Anak SD Mulai Minggu Kedua Januari

Disdikbud Kota Padang akan memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak. Vaksinasi diberikan kepada anak SD usia 6 s.d 11 tahun.

Kepala Disdikbud Padang Habibul Fuadi [Foto: infopublik.id]

Langgam.id-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang akan memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak. Vaksinasi diberikan kepada anak pelajar Sekolah Dasar (SD) sederajat usia 6 s.d 11 tahun.

Kepala Disdikbud Padang Habibul Fuadi menjelaskan vaksinasi bagi siswa siswa SD dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau sederajat baik sekolah negeri maupun swasta akan digelar pada minggu kedua dan ketiga Januari 2022 ini.

Rencana ini sudah dijelaskan dalam surat edaran Disdikbud tentang pelaksanaan vaksin Covid-19 bagi peserta didik di tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah kota Padang.

“Disdikbud Padang mengeluarkan surat edaran untuk menginformasikan kepada orang tua murid tentang pelaksanaan vaksin anak-anak SD sederajat,” jelasnya dikutip dari Infopublik.id, Minggu (9/1/2022).

Ia mengatakan, anak yang akan divaksin Covid-19, apabila sudah mendapatkan surat bukti izin dari orang tuanya  atau orang tua mendampingi anak saat pemberian vaksin.

“Saat ini Disdikbud Padang masih melakukan pendataan peserta didik tingkat SD sederajat yang akan divaksinasi,” katanya.

Dia menjelaskan, pemberian vaksin bagi anak-anak usia 6 sampai 11 tahun ini sesuai dengan keputusan menteri yang menyatakan aman vaksinasi covid-19 bagi anak-anak usia tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendra Septa menyebut pihaknya berusaha melakukan capaian vaksinasi bagi lansia. Kemudian vaksinasi bagi anak.

Sebagai salah satu upaya mengejar capaian vaksinasi bagi lansia, pihaknya bersama unsur terkait akan membentuk gerakan cepat mengejar capaian vaksin untuk lansia.

RT/RW yang dikoordinir Lurah dan Camat se-Kota Padang serta didukung pihak TNI dan Kepolisian dapat bergerak mendata langsung warganya yang lansia, baik yang sudah atau belum divaksin.

“Apabila nanti capaian vaksin untuk lansia telah mencapai angka 60 persen maka Pemerintah Kota Padang dapat melanjutkan vaksinasi untuk anak usia 6 s.d 11 tahun,” ujarnya.

Dia menjelaskan di Padang ada 100 ribu anak didik yang tersebar di 400 Sekolah Dasar dan sederajat di Kota Padang untuk sasaran vaksinasi.

“Mudah-mudahan dengan upaya yang dilakukan ini akan mempercepat vaksinasi Covid-19 mencapai 100 persen di Kota Padang,” ujarnya. (*)


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre