Diresmikan Jokowi, Monumen Merpati Perdamaian Pantai Padang Kini Memprihatinkan

Diresmikan Jokowi, Monumen Merpati Perdamaian Pantai Padang Kini Memprihatinkan

Monumen Merpati Perdamaian di pantai Muaro Lasak Padang (Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Pasca diterjang abrasi, kondisi monumen Merpati Perdamaian di objek wisata Pantai Muaro Lasak, Kota Padang, Sumatra Barat kini memprihatinkan. Lokasi terparah akibat disapu ombak berada di bagian belakang monumen.

Dari pantauan langgam.id, kondisi dinding hingga tiang-tiang di kawasan monumen Merpati Perdamaian mengalami kerusakan parah. Sedangkan tangga dan lantai di bagian belakang terkikis dan berlubang.

Setidaknya, ada lima tiang yang berlogo PT Semen Padang itu roboh. Begitupun untuk tempat sampah, terlihat rusak hingga tidak berada di posisi awalnya. Pohon di sekitar monumen roboh. Garis pembatas dari Dinas Pekerjaan Umum tampak terpasang di sepanjang lokasi yang terdampak abrasi.

Menurut masyarakat di sekitar monumen Merpati Perdamaian, kerusakan terparah telah terjadi sejak seminggu belakangan. Sebelumnya, hal serupa juga pernah terjadi bulan Juli 2019 lalu.

“Kondisi seperti ini sudah sejak seminggu belakangan. Memang kondisi ombak sudah besar dan semakin besar ya. Enggak tahu juga kenapa (ombak besar),” ujar Hendri Uncu diwawancarai langgam.id, Senin (5/8/2019).

Hendri mengaku, kondisi ombak besar di sepanjang pantai telah terjadi sejak sebulan belakangan. Namun hingga kini kondisi ombak kian membesar hingga memperparah kerusakan Monumen Merpati Perdamaian.

“Kalau dari pengamatan nelayan-nelayan ya karena kondisi bulan masih besar jadi ombak akan besar terus. Kalau nggak ditangani cepat, bisa runtuh juga nih monumen Merpati Perdamaian ini,” kata dia.

Hendri mengaku sebelumnya persis di belakang kawasan monumen terdapat lima pedagang yang berjualan. Namun, karena kondisi ombak yang kian membesar, para pedagang tersebut memilih untuk pindah lokasi berjualan.

“Karena kondisi kayak gini ya engga bisa (jualan). Ada lima pedagang yang berjualan persis berada di belakang monumen ini, dulunya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, monumen Merpati Perdamaian diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2016. Peresmian ini beriringan dengan kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo 2016 yang diikuti 15 negara.

Monumen ini melambangkan perdamaian tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di seluruh negara. Hal ini juga ditunjukkan dengan adanya replika burung merpati berwarna putih. (Irwanda/RC)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian