Langgam.id – Dinas Sosial Kota Padang memastikan tiga bocah yang terlibat dalam aksi pembobolan lima toko handphone di Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) mendapat pendampingan selama menjalani proses hukum. Ketiga anak ini berinisial AD (13), MA (11), dan HB (14).
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya mengatakan, pendampingan dilakukan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A2KB), khususnya di bidang perlindungan anak.
“Pendampingan kasus terhadap anak kami koordinasi dengan DP3A2KB, ada bidang perlindungan anak. Itu pendampingan kasusnya sudah dilakukan sejak kasus ini mencuat,” ujarnya saat dihubungi langgam.id, Kamis (27/8/2026).
Kata Eri, meski proses hukum terhadap ketiga anak tersebut tetap berjalan, hak-hak mereka sebagai anak yang berhadapan dengan hukum harus tetap dilindungi.
“Karena ini anak-anak di bawah umur, proses hukum tetap berjalan, tetap hak-hak anak kami lindungi,” jelasnya.
“Peran kami memenuhi hak-hak anak selama proses pemeriksaan hingga persidangan sampai ada proses hukum berkekuatan tetap. Apakah dipenjara atau bagaimana keputusan hakim,” sambung Eri.
Kasus pencurian toko ini terungkap setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV.
Dari rekaman CCTV tersebut, polisi mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat. Identitas tersebut kemudian dicocokkan dengan dokumentasi saat ketiganya pernah diamankan Satreskrim Polres Pasaman Barat.
Polisi lalu melakukan penyelidikan terhadap ketiganya. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian polisi adalah warung internet (warnet) di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang, yang disebut kerap didatangi mereka.
Pada Senin (24/8/2026), polisi mendapat informasi bahwa ketiga anak tersebut bergerak menuju Pelabuhan Bungus Teluk Kabung dengan menggunakan sepeda motor minitrail dan berbonceng tiga.
Polisi kemudian melakukan pengejaran. Namun, polisi sempat kehilangan jejak. Ternyata, ketiga anak ini malah nyasar ke markas TNI Angkatan Laut. (WAN)





