Diduga Kaget Ada Kebakaran, Lansia 72 Tahun di Padang Meninggal

Seorang warga negara Norwegia bernama Gabriel Wilhelm Kieeland (71 tahun) ditemukan meninggal di aliran sungai di Nagari Pangkalan, Kecamatan

Ilustrasi jenazah [pixabay]

Langgam.id – Seorang warga di lokasi kejadian kebakaran kawasan padat penduduk di Kelurahan Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) dilaporkan meninggal dunia. Korban berusia 72 tahun ini diduga kaget dengan peristiwa kebakaran tersebut.

“Informasi dari ketua RT, memang ada salah seorang warga terkejut ada kebakaran, sekarang meninggal dunia,” kata Kapolsek Nanggalo, AKP Suyanto diwawancarai di lokasi kejadian, Senin (21/9/2021).

Suyanto mengatakan, korban meninggal tinggal di sekitar lokasi kebakaran di kawasan padat penduduk di Lapai. Karena melihat kebakaran, kemudian terkejut dan pingsan.

“Jadi bapak ini rumahnya bersebelahan dengan lokasi kebakaran. Saat beliau melihat kebakaran kaget atau bagaimana jadi dia terjatuh,” jelasnya.

Baca juga: Kebakaran Kawasan Padat Penduduk di Padang Hanguskan 5 Rumah Warga

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini setidaknya menghanguskan lima unit rumah yang terdiri dari tiga rumah permanen, satu rumah semi permanen dan satu rumah kayu. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 40 menit.

Api diduga dipicu dari korsleting listrik. Namun untuk penyelidikan lebih lanjut, kasus kebakaran ini ditangani pihak kepolisian.

“Dugaan api kemungkinan listrik. Tapi kami serahkan ke pihak kepolisian,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal.

Dalam proses pemadaman, petugas damkar mengalami kendala. Salah satunya, sempitnya akses kendaraan armada damkar menuju ke lokasi kebakaran.

Selain itu, kata Dedi, banyaknya masyarakat yang melihat kejadian kebakaran. Hal ini membuat pihaknya dalam proses pemadaman menjadi terganggu.

“Masyarakat yang tidak pakai masker dilarang masuk, masih masuk ke dalam. Kami lagi bekerja, mereka ikut menonton. Tugas pokok kami dalam memadamkan api terganggu,” tuturnya.

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang