Diduga Hendak Tawuran, Puluhan Remaja di Padang Ditangkap Polisi

Sejumlah remaja yang diduga hendak tawuran ditangkap polisi dan diserahkan ke Satpol PP Padang

Sejumlah remaja yang diduga hendak tawuran ditangkap polisi dan diserahkan ke Satpol PP Padang. (Foto: Satpol PP Padang)

Langgam.id – Meski wabah virus corona melanda Indonesia, para remaja di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) tetap saja nekat berkeliaran. Bahkan, mereka diduga juga hendak melakukan tawuran.

Alhasil, 22 remaja diamankan pihak kepolisian di beberapa lokasi di Kota Padang, Minggu (2/3/2020) dini hari. Mereka ditangkap Polsek Kuranji dan Polresta Padang yang selanjutnya diserahkan ke Satpol PP Padang.

“16 orang diamankan Polsek Kuranji, tiga di antaranya adalah perempuan. Kemudian enam orang lagi diamankan oleh Polresta Padang,” ujar Kasat Pol PP Kota Padang, Alfiadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/3/2020).

Alfiadi mengungkapkan para remaja ini langsung di data dan diberikan arahan untuk dilakukan pembinaan sesuai prosedur. Remaja tersebut akan dilepas apabila telah dijamin pihak keluarga.

“Jika tidak ada orang tua yang menjemput, mereka kami kirim ke Dinas Sosial Kota Padang untuk di bina lebih lanjut,” katanya.

Alfiadi tak menampik di antara remaja itu ada yang sudah berulang kali diamankan. Pihaknya akan melakukan pelaporan ke pihak Kepolisian untuk bisa dipidanakan.

“Jika berulang-ulang salah satu langkah dan cara yang harus kami buat yakni mempidanakan atau menuntut orang tua mereka. Ini harus kami lakukan untuk menjaga Trantibum di Kota Padang terhadap anak tawuran ini,” tegasnya.

Menurutnya, di tengah wabah virus corona ini masih ada aksi tawuran rasanya para orang tua sudah keterlaluan dan tidak bertanggung jawab ke pada anaknya. Maka itu, sudah termasuk pelanggaran hukum orang tua mengabaikan anaknya.

“Kami mengajak warga Padang agar selalu mendengarkan intruksi yang diberikan oleh Pemko Padang, agar kita bersama-sama bisa memutus rantai penyebaran covid-19,” tuturnya. (*/Irwanda/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre