Dibahas untuk Ranperda, Pemprov Ingin Semua yang Masuk Sumbar Wajib Tes Swab

Calon Bupati Agam Positif | Sampel Covid-19 Sumbar

Ilustrasi tes corona (Covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) berencana mewajibkan tes swab bagi masyarakat yang datang dari luar daerah. Aturan tersebut akan diperjuangkan masuk dalam peraturan daerah (perda) tatanan normal baru yang rancangannya sudah disetor ke DPRD Sumbar dan segera dibahas.

Juru Bicara Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, hari ini Sumbar mencapai rekor baru penambahan yang terkonfirmasi covid-19 yaitu 44 orang. Sejumlah faktor yang menyebabkan itu terjadi, karena tidak disiplinnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kita cemas dan miris, masyarakat masih berkerumun, jarang pakai masker, kemudian datang dari luar daerah tapi tidak melakukan tes swab,” katanya Kamis (20/8/2020).

Menurutnya, peningkatan terjadi karena banyak penularan dari luar daerah Sumbar atau import case. Mencegah hal itu, ia juga mengimbau agar masyarakat yang datang dari luar daerah melakukan tes swab saat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Baca Juga: Kasus Covid-19 Sumbar 20 Agustus: Temuan Positif Melonjak 44 Orang, Padang Terbanyak

Ia menyebut memang tidak ada kewajiban tes swab bagi seluruh masyarakat. Pemprov Sumbar saat ini hanya mewajibkan bagi pejabat dserah, ASN, pegawai BUMN dan BUMD. Hal itu pun diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat agar bersedia juga melakukan tes swab. “Sebenarnya kewajiban tes swab tidak ada. Makanya Pak Gubernur hanya membuat untuk pejabat pemerintah, sehingga masyarakat dapat mencontoh,” katanya.

Masyarakat menurutnya tidak bisa dipaksa melakukan tes swab, sebab Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) hanya mewajibkan rapid tes. Sementara tes rapid tidak seratus persen keakuratannya.

Kadang ada kasus orang yang hasil rapid tes nya negatif, tetapi setelah dilakukan tes swab ia menunjukan positif. Sehingga Pemprov Sumbar memang lebih mengandalkan tes swab. Saat ini tes swab hanya dilakukan oleh masyarakat yang bersedia saja. “Kami imbau bagi masyarakat yang datang dari luar daerah maka lakukanlah tes swab, tes nya juga gratis,” katanya.

Baca Juga: Jubir: Temuan 44 Kasus Baru Covid-19 di Sumbar, Rekor Terbanyak Selama Ini

Menurutnya dalam Ranperda New Normal yang saat ini masih dibahas, Pemprov Sumbar berupaya agar adanya kewajiban tes swab bagi masyarakat yang datang dari luar daerah. Itu merupakan sesuatu hal yang  juga dibicarakan dengan DPRD Sumbar. “Memang ada arah kita ke sana, supaya masyarakat melakukan tes swab. Nanti kita lihat. Sekarang masih dalam pembahasan, tapi memang kita berjuang agar itu bisa dimasukkan,” katanya.

Melakukan tes swab sebanyaknya merupakan anjuran presiden. Semakin banyak dilakukan tes swab maka angka testing rate semakin rendah, seperti bisa 5 kasus dari seribu test, atau dari 100 ribu bertemu 10. “Kalau nol memang tidak bisa, bisa saja nol kalau kita tidak melakukan pemeriksaan, sebab ini kan pandemi, cuman yang penting bagaimana kita mampu mengendalikan perkembangannya,” katanya. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Pengadaan barang rumah tangga di rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menjadi sorotan.
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Anggaran Disorot, Pemprov Sumbar: Semua Transparan dan Bisa Dipantau!
Rumah dinas wakil gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy di Jalan Flamboyan Padang Barat
Penjelasan Pemprov Proyek Sumur Bor Rp250 Juta di Rumah Dinas Wagub
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam Tutup Sementara Lapangan Latihan Tembak
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Sumbar Gelontorkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur