Diapresiasi Tim Penilai, Bappeda Padang Paparkan 8 Aksi Integrasi Pencegahan Stunting

Diapresiasi Tim Penilai, Bappeda Padang Paparkan 8 Aksi Integrasi Pencegahan Stunting

Kepala Bappeda Padang memaparkan 8 aksi integrasi penanganan stunting. (Foto: Diskominfo)

Langgam.id – Pemaparan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Padang terkait program pencegahan dan penanganan stunting di daerah tersebut diapresiasi Tim Penilai Kinerja Stunting.

Dalam kegiatan yang diikuti 18 kabupaten/kota di Sumbar tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang Yenni Yuliza memaparkan terkait delapan aksi integrasi pencegahan penanganan stunting di Kota Padang.

“Sasaran prioritas penanganan stunting adalah remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (anak dalam usia 0-59 bulan),” kata Yenni Yuliza dikutip dari Kominfo, Minggu (9/6/2024).

Dalam kesempatan itu ia didampingi Kepala Dinas Kesehatan Srikurnia Yati, Kepala Dinas DP3AP2KB Eri Sendjaya, Kepala Dinas Perkim Raf Indria, Sekretaris Perikanan dan Pangan, serta pimpinan OPD terkait lainnya.

Dia juga menyampaikan lokus prioritas pencegahan dan penanganan stunting terintegrasi pada 2023 dan 2024. Dari data yang ditampilkan terpapar jelas titik-titik fokus pencegahan dan penanganan di 11 kecamatan yang ada di Kota Padang.

“Kita juga bersinergi dengan OPD dalam melakukan pencegahan dan penanganan stunting. Di tahun 2023 itu anggarannya terdapat di 7 OPD dengan sejumlah programnya. Sementara untuk 2024 ini terdapat 8 OPD ditambah dengan 11 kecamatan dan 24 Puskesmas yang disediakan anggaran untuk pencegahan dan penanganan stunting ini,” lanjut Yenni Yuliza.

Dia juga memaparkan terkait strategi intervensi yang dilakukan untuk pencegahan dan penanganan stunting, yaitu melakukan sosialisasi screening anemia ke sekolah-sekolah menengah pertama dan atas, pemberian tablet tambah darah bagi anak sekolah. melakukan sosialisasi dan edukasi kepada ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan (anc) 6 kali.

Selanjutnya, peningkatan kompetensi dokter dan nakes untuk melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai standar, pemberian makanan tambahan lokal bagi ibu hamil kek dan penderita gizi kurang, verval data terkait data stunting, melakukan audit kasus stunting secara berkala, melakukan pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting, bimbingan perkawinan terhadap catin dengan melibatkan tenaga kesehatan, melakukan bimtek terhadap guru-guru paud tentang aksi konvergensi penurunan stunting, serta melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait isu stunting.

“Kota Padang juga mendapat penghargaan sebagai kota pelaksana terbaik Verval KRS (Verifikasi dan Validasi Data Keluarga Berisiko Stunting) Tingkat Sumbar,” katanya menjelaskan.

Tidak hanya pemaparan jelas yang disertai tabel program, anggaran, dan dokumentasi memadai, Tim TPPS Kota Padang yang hadir juga mampu menjawab dengan lugas setiap pertanyaan yang disampaikan tim panelis Penilaian Kinerja Stunting Tahun 2023.

Panelis Penilaian Kinerja Stunting Tahun 2023 mengakui bahwa pencegahan dan penanganan stunting di Kota Padang bukan pekerjaan mudah. Selain jumlah penduduk yang lebih dari 900 ribu jiwa, mobilitas perpindahan warga juga sangat tinggi di Ibu Kota Provinsi Sumbar tersebut. (*/Fs)

Baca Juga

Pembebasan Lahan Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pj Sekda Padang: Pemko Komit Percepat Prosesnya
Pembebasan Lahan Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pj Sekda Padang: Pemko Komit Percepat Prosesnya
Berdiri Sejak 1841, Pemko Padang Bakal Revitalisasi Klenteng See Hien Kiong
Berdiri Sejak 1841, Pemko Padang Bakal Revitalisasi Klenteng See Hien Kiong
Pemko Padang bersama stakeholder terkait berencana akan mengalirkan air ke saluran irigasi Gunung Nago untuk mengatasi krisis air
Pemko Padang Bakal Alirkan Air ke Irigasi Gunung Nago Atasi Krisis di Kuranji dan Pauh
Pj Sekda Padang, Raju Minropa mengatakan bahwa bencana yang melanda Kota Padang pada November dan Desember lalu membuat terjadinya
Ada 121 Titik Kekeringan di Padang, Pemko Susun Rencana Aksi
Wali Kota Padang, Fadly Amran melantik Raju Minropa sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) pada Rabu (21/1/2026) di Gedung Putih Rumah
Raju Minropa Jadi Pj Sekda Padang, Wako Minta Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana
Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan akan berlangsung serentak pada Mei hingga Juli nanti. Pendataan akan menyasar seluruh pelaku usaha
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, Sasar Seluruh Pelaku Usaha di Padang