Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai mengerjakan pembangunan kembali Jembatan Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, yang rusak akibat bencana hidrometeorologi.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana yang dilakukan Pemko Padang terhadap sejumlah infrastruktur terdampak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan pembangunan kembali Jembatan Kampung Tanjung menjadi salah satu fokus Pemko Padang dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana.
“Pembangunan kembali Jembatan Kampung Tanjung ini merupakan bagian dari fokus dan komitmen Pemko Padang dalam percepatan rehab rekon pascabencana, agar aksesibilitas serta mobilitas perekonomian masyarakat yang terdampak bisa segera pulih normal,” kata Malvi, dikutip Senin (10/8/2026).
Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi tahun lalu. Kondisinya kemudian diperparah banjir yang melanda Kota Padang pada Senin (3/8/2026).
Pembangunan jembatan ini dibiayai melalui APBD Kota Padang 2026 dengan nilai pekerjaan Rp8.826.169.373.
Malvi menjelaskan, pekerjaan fisik Paket 3 tersebut telah berkontrak pada 27 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
“Pekerjaan fisik Paket 3 ini sudah berkontrak per 27 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender, didanai penuh melalui APBD 2026 dari hasil pemanfaatan pajak warga Kota Padang,” ujarnya.
Pengerjaan fisik dilakukan oleh PT Kamala Unida sebagai kontraktor pelaksana. Pengawasan pekerjaan dilakukan PT Artha Graha Cipta KSO dan PT Aqsa Mandiri Konsultan sebagai konsultan pengawas.
Percepatan pembangunan jembatan tersebut ditujukan untuk memulihkan konektivitas antarwilayah, memastikan keselamatan mobilitas warga, serta mendukung kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan proses rehab rekon pascabencana mulai memasuki tahap pengerjaan fisik setelah tahapan perencanaan dan tender diselesaikan.
“Alhamdulillah satu per satu proses rehab rekon pascabencana mulai dikerjakan fisiknya, setelah menyelesaikan proses perencanaan dan tendernya. Kita berkomitmen untuk melakukan perbaikan secepat mungkin, namun juga harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Fadly.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersabar selama proses pemulihan infrastruktur berlangsung, khususnya warga yang terdampak bencana.
Pemko Padang mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan selama proses pembangunan jembatan berlangsung. (HER)






