Demo Omnibus Law Dekat DPRD Sumbar Siang Ini, Berikut Antisipasi Macet dari Polresta

Sebanyak 11 kursi DPRD Sumbar diperebutkan para calon legislatif (caleg) di daerah pemilihan (dapil) 6. Dapil ini sendiri terdiri dari lima

Gedung DPRD Sumbar. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Para mahasiswa akan menggelar demo yang berpusat di sekitar Kantor DPRD Sumatra Barat (Sumbar). Dijadwalkan, aksi untuk penolakan RUU Omnibus Law itu dimulai dimulai pada pukul 13.30 WIB, Selasa (25/8/2020). Polresta Padang menyiapkan diri untuk mengantisipasi kemacetan.

Informasinya, selain mahasiswa, para pekerja yang tergabung dalam Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) juga ikut dalam aksi yang mereka namakan aksi kreatif tersebut. Pihak kepolisian telah mengantisipasi kemacetan yang terjadi di sekitaran Kantor DPRD Sumbar. Sejumlah personel Polantas akan disiagakan di lokasi aksi para mahasiswa dan pekerja.

“Untuk pengalihan arus dilihat dari situasi di lapangan nantinya. Personel tentunya siaga di persimpangan jalan di lokasi aksi demo,” ujar Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Syukur Hendri Saputra kepada langgam.id, Selasa (25/8/2020).

Baca Juga: Tolak Omnibus Law, Buruh dan Mahasiswa Demo di DPRD Sumbar Besok

Sementara itu, dari pesan berantai yang tersebar di grup WhatsApp, mahasiswa dan pekerja ini sebelum aksi mereka berkumpul di kampus STIE KBP Padang yang berada di Jalan Khatib Sulaiman. Kemudian bergerak menuju kantor DPRD Sumbar.

Aksi para mahasiswa dan pekerja ini dilakukan di tiga titik persimpangan lampu merah. Masing-masing spanduk dipasang spanduk dan mereka juga akan melakukan orasi dan teatrikal.

Kabag Ops Polresta Padang Kompol Alwi Haskar membenarkan aksi para mahasiswa dan pekerja tersebut. Aksi diprediksi tidak dilakukan di halaman kantor DPRD, namun di persimpangan jalan. “Aksinya di persimpangan jalan, tidak masuk ke halaman kantor DPRD Sumbar mungkin. Ini aksi damai,” katanya singkat. (Irwanda/SS)

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra. (Foto: Humas DPRD)
Antisipasi Kecelakaan Truk Berulang di Jalan Sumbar, Pengawasan Uji KIR Harus Diperketat!