Cuaca Sumbar Didominasi Hujan Disertai Angin dan Petir, Berikut Daftar Daerahnya

Sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, 18-20 Januari 2025.

Ilustrasi hujan lebat [canva]

Langgam.id –  Cuaca Sumatra Barat (Sumbar) pada Rabu (10/11/2021) diprediksi masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Cuaca hujan tersebut dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya menyatakan, pada pagi hari hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Payakumbuh, Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Solok Selatan;

Potensi hujan sedang-lebat di pagi hari terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Limapuluh Kota.

Pada siang hingga sore, potensi hujan ringan terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman barat, Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Panjang, Solok, dan Kabupaten Solok.

Potensi hujan sedang-lebat di siang hari terjadi di wilayah Sijunjung, Dharmasraya dan  Solok Selatan.

Baca juga: BMKG: Musim Hujan di Sumbar Akan Terjadi hingga April 2022

Malam harinya, potensi hujan ringan terjadi di Kepulauan Mentawai, Bukittinggi, Tanah datar, Kabupaten Solok, Solok Selatan.

Sedangan potensi hujan sedang-lebat di wilayah, Pasaman Barat, Pasaman, Padang Panjang, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, dan Pesisir Selatan.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada pagi hingga siang hari di beberapa wilayah di Sumbar.

Yakni di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Limapuluh Kota.

Sedangkan pada sore-malam hari di wilayah Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, Pasaman Barat, Pasaman, Padang Panjang, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, dan Padang.

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok