Cuaca Ekstrem, BPBD Padang Imbau Warga Waspada Potensi Bencana

Langgam.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi terjadinya bencana di saat cuaca ekstrem.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan saat ini Kota Padang mulai memasuki musim penghujan. Perubahan cuaca ini berpotensi menimbulkan bencana alam seperti pohon tumbang, banjir, tanah longsor dan lainnya.

Baca juga: BPBD Sumbar Ingatkan Bahaya Mentawai Megathrust dan Cara Menghadapinya

“Untuk itu, kita imbau agar warga selalu tetap waspada,” kata Sutan Kamis (4/3/2021).

Sutan menjelaskan, sepanjang Selasa (2/3/2021) terdapat 23 peristiwa pohon tumbang dan peristiwa angin puting beliung. Kemudian pada Rabu (3/3/2021) tercatat 12 kejadian pohon tumbang yang tersebar di sejumlah kecamatan dan 3 kejadian angin puting beliung.

“Alhamdulillah, peristiwa pohon tumbang itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja ada rumah dan mobil yang ditimpa pohon,” ujarnya.

Maka dari itu, ia mengingatkan warga Kota Padang untuk mewaspadai terjadinya bencana yang disebabkan karena cuaca buruk.(*/Ela)

Baca Juga

Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)
Pemkab Solok Usul Pembangunan 3 Sabo Dam Senilai Rp 250 Miliar Usai Arosuka Diterjang Galodo
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo di Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Arosuka Solok Kembali Diguyur Hujan Lebat, BPBD Larang Warga Dekati Bantaran Sungai Antisipasi Galodo
Banjir menerjang Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman. (Dok. Istimewa)
Banjir Terjang Simpang Tonang Pasaman, Satu Warga Hanyut hingga 5 Hektare Sawah Tertimbun
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
BNPB: Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, RSUD Terdampak
Serikat Petani Indonesia Gerakkan Karavan Solidaritas ke Wilayah Bencana di Sumatra
Serikat Petani Indonesia Gerakkan Karavan Solidaritas ke Wilayah Bencana di Sumatra