Cerita Dokter Pengambil Swab 5.000 Pasien di Padang: Punya Komorbid hingga Terbawa Mimpi

Dokter Pengambil Swab | Farhaan Abdullah

Direktur Semen Padang Hospital Farhaan Abdullah bersama BA pasien corona yang sembuh setelah dirawat 67 hari di SPH. (Sumber SPH)

Langgam.id- Para tenaga medis masih terus berjuang keras mengatasi serangan virus corona. Salah satunya Kolonel CKM (Purn) dr Farhaan Abdullah, SpTHT KL.

Direktur Semen Padang Hospital itu berperang melawan Covid-19 sejak 6 bulan yang lalu. Ia mengaku sudah mengambil swab 5.000 pasien.

Baca juga: Idul Fitri dan Kerinduan, Cerita Paramedis dari Ruang Perawatan Pasien Covid-19 SPH

“Saya mengambil swab pertama kali terhadap seorang pasien Covid-19 yang dirawat. Akhirnya ibu itu meninggal dunia dan pasien positif Covid-19 pertama yang meninggal di Sumbar,” ujarnya kepada langgam.id Selasa (01/09/2020).

Ia berusaha menghilangkan rasa takut, karena usianya yang sudah mencapai 60 tahun. Ia juga memiliki komorbid polisetemia vera (hb < 21 mg %).

Baca juga: Viral Video Haru, Jenazah Perawat Dilepas dengan Penghormatan Terakhir di SPH

dr Farhaan kadang merasa penat dan lelah, karena mendengar mulai banyaknya tenaga medis yang terpapar Covid-19 dan tumbang. Ia pun pernah jatuh sakit dan dirawat karena suspek Covid-19.

Namun, ia terus berusaha untuk membantu memutus rantai penularan Covid-19 di Sumbar, terutama di Kota Padang.

“Kadang saya terbangun malam dengan mimpi jelek seperti saya bertukar raga dengan pasien Covid-19 yang saya tangani. Tapi semuanya tidak menyurutkan nyali saya untuk maju melawan Covid-19 sampai satu titik raga ini tidak tahan lagi dari serangan dan gempuran virus ke raga saya,” ujarnya.

dr Farhaan meminta seluruh masyarakat bersama-sama berjuang berperang melawan Covid-19 ini, dengan mematuhi protokol Covid-19.

“Kasus positif terus meningkat di Sumbar. Bantu kami dengan terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya. (AE)

Baca Juga

Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran