Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Sumbar Wajib Lakukan Tes Swab

Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Sumbar Wajib Lakukan Tes Swab

Ilustrasi pernikahan. (foto: pixbay.com)

Langgam.id – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatra Barat (Sumbar) Jasman Rizal mengatakan calon pengantin dan ibu hamil yang akan melahirkan wajib melaksanakan tes swab untuk mencegah penyebaran virus corona. Jasman menyebut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sudah mengeluarkan edaran terkait aturan itu.

“Sekarang sudah ada lagi edaran gubernur bagi yang mau melahirkan harus di tes swab dulu, tujuannya untuk melindungi tenaga kesehatan dari covid-19,” kata Jasman, Kamis (29/10/2020).

Sedangkan tes swab bagi calon pengantin, katanya dilakukan untuk menciptakan generasi sehat, sebab salah satu klaster penyebaran covid-19 adalah tempat pernikahan.

Dia menjelaskan, bagi ibu hamil harus melaksanakan tes swab dua minggu sebelum persalinan. Seorang dokter kandungan bisa memprediksi kapan kelahiran ibu hamil sehingga bisa dilakukan tes usap dua minggu sebelum persalinan.

Setelah melakukan tes swab ibu yang akan melahirkan dilarang bepergian keluar daerah agar tidak terpapar covid-19. Selain itu tujuannya supaya petugas kesehatan aman dari covid-19.

Menurutnya banyak tenaga kesehatan yang positif covid-19, tetapi terpaparnya tidak di rumah sakit atau Puskesmas tapi ditempat lain.

“Kalau di RSUD atau Puskesmas alat pelindung diri sangat lengkap dan mereka juga rajin cuci tangan sedangkan diluar itu banyak berinteraksi dengan orang lain dan membuat mereka rentan terpapar covid-19,” ujarnya.

Dia meminta supaya tenaga kesehatan lindungi dulu diri sendiri setelah itu baru melakukan tindakan terhadap pasien. Menurutnya, kunci pemutusan mata rantai covid-19 adalah dengan melakukan tes swab sebab semakin banyak ditemukan yang positif akan semakin baik.

“Coba bayangkan kalau tidak dilakukan tes usap dan ternyata ada orang yang sudah terpapar covid-19 dan ia setiap saat berinteraksi dengan warga lainnya maka akan menyebarkan virus ini,” ujarnya.

Dia berharap, tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait covid-19 sehingga mereka mau melakukan tes usap. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Bencana Picu Inflasi Sumbar Melambung Tinggi
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
Pemerintah Bangun 750 Huntara untuk Korban Banjir Sumbar
Jaime Giraldo pemain baru Semen Padang
Jaime Giraldo Resmi Gabung ke Semen Padang FC
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Pelunasan Biaya Haji di Sumbar Tahap 1 Capai 75 Persen
Pelunasan Biaya Haji di Sumbar Tahap 1 Capai 75 Persen