Bupati Limapuluh Kota Panggil Semua Pihak Terkait Video Viral Murid Berkata Kotor ke Guru

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin telah memanggil semua pihak terkait kegaduhan yang ditimbulkan di media sosial terkait seorang murid SD

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo (dok.Kominfo Limapuluh Kota)

Langgam.id – Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo telah memanggil semua pihak terkait kegaduhan yang ditimbulkan di media sosial terkait video seorang murid SD mengeluarkan kata-kata kotor kepada gurunya.

Tidak hanya itu, Safaruddin juga meminta maaf kepada seluruh guru di Limapuluh Kota dan Indonesia. Ia juga berjanji akan menuntaskan permasalahan tersebut secepatnya.

“Kemarin siang, Kamis (20/07/2023), saya memanggil, Kadis Dikbud, ketua PGRI, Pengawas Sekolah, Camat Akabiluru, Kepala Sekolah 07 Sariak Laweh, agar menuntaskan video yang viral anak melawan ke guru dan begitu juga video tentang guru minta maaf,” ucap Safaruddin Jumat (21/7/2023).

Semua itu lanjut Safaruddin, terjadi tanpa sepengetahuannya. Ia memanggil semua pihak yang berkepentingan agar menyelesaikan dan mendudukkan masalah ini dengan tuntas. Selain itu, Bupati meminta seluruh pihak untuk tidak mengintervensi kasus ini, agar dapat diselesaikan secepatnya.

Ia menyampaikan kekecewaan atas kasus yang hangat diperbincangkan di media sosial tersebut. Menurutnya, kasus ini bukan sepenuhnya kesalahan dari sang guru, tetapi sang siswa turut bersalah.

Hal itu berkenaan dengan hasil musyawarah yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Limapuluh Kota, pada Selasa (18/07/2023) lalu. Namun, dari hasil musyawarah tersebut tampak hanya sang guru, Fermini Wulansari yang disalahkan dan meminta maaf.

Sebelumnya diberitakan, seorang murid SD mengeluarkan kata-kata kotor kepada gurunya hingga menendang pintu kelas. Video berdurasi 34 detik yang direkam pada Senin (17/7/2023) di UPTD SD 07 Sariak Laweh, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota.

Selain itu, murid SD tersebut juga terlihat mengejar, memukul dan menendang pintu sekolah sambil membentak sang guru sekolah. (yki)

Baca Juga

Bulan Ramadan 1445 Hijriah akan memasuki 10 malam yang terakhir. Oleh karena itu dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dengan berdzikir,
Pengasuh Ponpes Ungkap Kondisi Santri yang Diduga Diintimidasi saat Beribadah
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat
Buntut Tahanan Kabur, Propam Polda Sumbar Periksa Sejumlah Personel Polsek Lubuk Begalung
Polisi Selidiki Dugaan Intimidasi Santri saat Beribadah di Limapuluh Kota
Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Kecalakaan Pikap Kontra Minibus di Limapuluh Kota, 3 Orang Dilarikan ke RS
Kecalakaan Pikap Kontra Minibus di Limapuluh Kota, 3 Orang Dilarikan ke RS
Truk Masuk Jurang di Limapuluh Kota, Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit
Truk Masuk Jurang di Limapuluh Kota, Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit