Bupati dan Kapolres Antarkan Bantuan dari Agam ke Cianjur

Bupati dan Kapolres Antarkan Bantuan dari Agam ke Cianjur

Bupati Andri Warman dan Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian bersama jajaran mengantarkan bantuan dari Kabupaten Agam, Sumatra Barat untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (3/12/22). (Foto: Dok. Polres Agam/tribratanews.sumbar.polri.go.id)

Langgam.id – Bupati Andri Warman dan Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian bersama jajaran mengantarkan bantuan dari Kabupaten Agam, Sumatra Barat untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

Polres Agam dalam keterangan tertulis di situs resmi Polri merilis, bantuan tersebut sampai di posko bencana Cianjur pada Sabtu (3/12/22) pukul 19.00 WIB.

Bupati Agam Andri Warman mengatakan, bantuan yang dibawa berupa 1.500 paket rendang, uang tunai Rp150 juta dan beras 1 ton.

“Walau sempat dihadang tantangan cukup berat, dimana armada pembawa bantuan sempat mogok di tanjakan berbahaya di daerah Cikole, Kabupaten Bogor, namun rombongan armada pengangkut bantuan akhirnya sampai juga dengan selamat di lokasi,” kata bupati.

Menurutnya, donasi tersebut merupakan wujud duka dan kepedulian masyarakat Agam atas bencana yang terjadi di Cianjur.

“Kami mewakili masyarakat kabupaten Agam, mendoakan agar seluruh masyarakat dan jajaran pemerintahan Kabupaten Cianjur selalu diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Yakinlah, musibah ini akan ada hikmahnya,” ujarnya.

Bupati Agam mengatakan, kepedulian masyarakat Agam diwujudkan dalam sejumlah penggalangan donasi. BPBD setempat membuat program “Randang untuk Dunsanak Cianjur” yang di ketuai Sekretaris Komisi I DPRD Agam M.Ater Dt.Manambun.

“Duka masyarakat Cianjur, juga duka masyarakat Agam dan duka kita semua,” kata Andri Warman.

Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian yang juga ikut menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya mengatakan, bantuan kemanusiaan ini merupakan donasi dari keluarga besar Polres Agam.

“Bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama, semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban saudara kita yang terkena musibah,” katanya.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Sekda Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah yang didampingi sejumlah pejabat pemka dan Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di Ruang Garuda, Pendopo Bupati Cianjur Jawa Barat.

Baca Juga: Tinjau Korban Gempa Cianjur, Sutan Riska Serahkan 1,4 Ton Rendang

Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah mengatakan, Pemkab bersyukur dan menyampaikan terima kasih pada masyarakat Agam.

Pihaknya sangat bersyukur menerima bantuan dari Kabupaten Agam, sehingga bisa membantu warganya yang terkena dampak gempa. Perhatian dan bantuan yang diberikan, menjadi motivasi dan kekuatan bagi masyarakat di Cianjur untuk bangkit.

“Kami mewakili masyarakat Cianjur berterimakasih atas perhatian, bantuan dan dukungan dari seluruh warga Kabupaten Agam, hal ini menjadi kekuatan segar bagi kami untuk bangkit kembali,” tuturnya.

Kegiatan kepedulian terhadap korban bencana di Cianjur terus berlangsung di Sumbar. Sejumlah pemerintah daerah dan instansi, sebelumnyasudah menyerahkan bantuan. (*/SS)

Baca Juga

Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Banjir dan longsor melanda Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (30/12/2025)
Banjir dan Longsor Landa Salareh Aia Agam, 3 Warga Selamat Usai Sempat Tertimbun
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam
Presiden RI, Prabowo Subianto dijadwalkan akan meninjau langsung pos pengungsian serta hunian sementara (huntara) bagi warga Palembayan
Pemkab Agam Matangkan Persiapan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo di Palembayan
Hujan yang masih belum reda hingga Kamis sore (27/11/2025) menunda niat Kapolsek Palembayan, AKP Alwiz S pulang dari Jorong Subarang Laweh
Cerita Kapolsek Palembayan Hilang Kontak Terjebak Galodo
Dua hari setelah jasad ibunya ditemukan, Erika Desra (33) kembali datang ke puing-puing kediaman ibunya di Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh
Kisah Erik Temukan Al-Qur’an Milik Ibunya yang Meninggal Akibat Galodo di Agam