Buntut Pembatalan Tuan Rumah Pentas Tani, Mahyeldi Segera Temui Gubernur

Langgam.id – Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan pemindahan tuan rumah penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-16 ke Kabupaten Padang Pariaman tidak berdasar dan emosional. Dia mengklaim, Kota Padang yang ditunjuk awalnya sebagai tuan rumah telah siap dengan berbagai hal.

Atas hal itu, Mahyeldi akan segera menemui Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) terkait pembatalan Kota Padang sebagai tuan rumah Penas KTNA yang direncanakan digelar 20 hingga 25 Juni 2020.

“Saya akan menemui pemerintah provinsi, setelah ketemu Sekretaris Menteri dan ketemuan Direktur, dan Kepala Badan. Maka dari itu, keputusan (pembatalan Padang tuan rumah) tidak berdasar dan emosional,” ujar Mahyeldi di Balaikota Padang, Selasa (10/12/2019).

Politikus PKS ini membandingkan lokasi penyelenggaraan dengan daerah lain apabila tuan rumah dipindahkan. Menurutnya, Kota Padang lebih dinyatakan siap. Bahkan Pemerintah Kota Padang telah menyusun anggaran dan dukungan anggaran.

“Kalau berkaitan dengan Penas Tani maka kami (Padang) sudah siap, tidak masalah. Kami sudah ada persiapan lokasi, bisa dibandingkan dengan daerah lain. Kami menyusun anggaran tahun 2019 sudah kami lakukan, 2020 juga kami dukung anggaran,” tegasnya.

Mahyeldi merincikan, untuk susunan anggaran telah disiapkan melalui APBD tahun 2019 sebesar Rp121 miliar, kemudian dukungan anggaran APBD 2020 Rp74 miliar. Begitupun terkait pemondokan telah didata 4.000 lebih rumah masyarakat.

“Masyarakat kami bantu untuk memasukkan air dan beberapa kawasan sudah kami petakan. Kemudian dukungan masyarakat juga sudah ada, maka dari itu makanya saya pribadi berfikir-fikir ada apa gerangan?,” tuturnya.

“Kami sudah siap semuanya, di sana (Padang Pariaman) gimana? Maka dari itu masalah kesiapan kami, saya kira tidak ada hambatan untuk itu. Kecuali barang kali ada hal-hal lain. Itu makanya saya akan menemui pemerintah provinsi,” sambung Mahyeldi.

Seperti diketahui sebelumnya, batalnya Kota Padang jadi tuan rumah Penas KTNA diketahui setelah beredarnya surat Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang menyatakan tuan rumah dialihkan.

Surat yang ditandatangani Irwan Prayitno itu tertanggal 3 Desember 2019 dan tertuju kepada Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

Dalam surat itu, menindaklanjuti surat Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM pertanian selaku penanggungjawab Penas Petani Nelayan merekomendasikan agar lokasi dipindahkan ke Kabupaten Padang Pariaman. (Irwanda/RC)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre