Buntut Demo Forum Guru, 4 Fraksi DPRD Interpelasi Wali Kota Padang

Buntut Demo Forum Guru, 4 Fraksi DPRD Interpelasi Wali Kota Padang

Pertemuan Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG) Kota Padang dengan pimpinan DPRD Padang beberapa waktu lalu. [Dok. Langgam.id]

Langgam.id –  Delapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang yang tersebar di empat fraksi sepakat mengusulkan penggunaan hak interpelasi kepada Wali Kota Hendri Septa.

Keputusan itu diambil karena wali kota dinilai gagal mendaftarkan sebanyak 1.228 guru honorer di Padang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Keempat fraksi terdiri dari Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, dan Fraksi Persatuan – Berkarya – Nasdem.

Sekretaris komisi I Budi Syahrial mengatakan sebanyak delapan orang anggota DPRD Kota Padang menyerahkan permintaan interpelasi dari empat fraksi yang berbeda di sela acara bimtek DPRD Kota Padang di Hotel Grand Rocky Bukittinggi.

“DPRD Padang akan menggunakan hak interpelasi kepada Wali Kota Padang Hendri Septa, ini karena gagalnya Pemko Padang dalam membuka formasi guru PPPK yang telah dibuka oleh pemerintah pusat,” katanya.

Dirinya dari komisi I DPRD akan menginisiasi hak interpelasi kepada Wali Kota Padang karena ketidakmampuan Wali Kota Padang dalam memperjuangkan hak 1.228 guru honorer yang seharusnya telah mendapatkan hak sebagai guru PPPK di Kota Padang.

Budi Syahrial menambahkan, permintaan interpelasi ini langsung diterima oleh ketua DPRD Kota Padang Syahrial Kani. Permintaan interpelasi ini momen untuk membela guru-guru honorer yang telah lulus passing grade ini.

Diketahui, interpelasi merupakan hak DPRD untuk meminta keterangan kepada wali kota mengenai kebijakan pemerintah daerah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat.

Sebelumnya, Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG) Kota Padang melakukan unjuk rasa di DPRD Kota Padang. Mereka meminta DPRD Kota Padang turut serta memperjuangkan hak mereka untuk mendapatkan status guru PPPK di Kota Padang.

Baca Juga: Minta Diangkat Jadi PPPK, Ratusan Guru Honorer Demonstrasi di DPRD Padang

Saat itu, Ketua FGLPG Kota Padang Imran menjelaskan, pemerintah pusat telah meminta Pemko Padang untuk membuka formasi PPPK di Kota Padang, tetapi tidak dilakukan oleh Pemko Padang.

Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Update Banjir Bandang Kota Padang: 9 Orang Meninggal Dunia
Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Update Galodo di Salareh Aia: 34 Korban Meninggal, 68 Orang Hilang
Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Rekap Bencana Kabupaten Agam: 74 Korban Meninggal, 78 Orang Hilang
Tim SAR mengevakuasi korban galodo di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam. IST
BPBD Agam Laporkan 29 Orang Meninggal Akibat Galodo di Salareh Aia
Material kayu terbawa arus banjir bandang di Lubuk Minturn Kota Padang, Kamis (27/11/2025). BNPB
Banjir Bandang Kota Padang, Walhi Soroti Kerusakan di Daerah Aliran Sungai
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Evakuasi Galodo Silaing, Satu Prajurit TNI Meninggal Dua Hilang Usai Longsor Susulan