Budidayakan Maggot, Cara Warga Kubu Gulai Bancah Bukittinggi Atasi Tumpukan Sampah Organik

Langgam.id - Turunkan volume sampah rumahan, warga Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kota Bukittinggi, membudidaya maggot.

Maggot hasil budi daya warga Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kota Bukittinggi. [Foto: Kim]

Langgam.id – Turunkan volume sampah rumahan, warga Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kota Bukittinggi, membudidaya maggot. Maggot merupakan larva atau dikenal dengan nama Black Soldier Fly (BSF) yang dinilai bagus mengurai sampah organik.

Bahkan, satu kilogram maggot mampu mengurai satu kilogram sampah organik. Tentu hal tersebut mampu mengurai volume sampah rumahan.

“Karena maggot ini kaya manfaat, salah satunya pengurai sampah. Maka kami melakukan budi daya maggot,” ujar Ketua TKM Pokdarwis Ambacang Saiyo, Tarmizi St Basa.

Menurut Tarmizi, budi daya maggot tersebut telah dikembangkan sejak beberapa bulan terakhir. Sementara, bahan makanan maggot dari sampah organik yang diambil dari rumah-rumah warga.

“Kalau sampah organik, kita jemput langsung ke rumah warga. Tentu ini sangat membantu warga untuk membuang sampah yang seharusnya dibuang ke tempat pembuangan sampah sementara,” ungkapnya.

Baca juga: Dua Warga Mentawai Binaan Yayasan Semen Padang Ikuti Pelatihan Pembuatan Maggot BFS di 50 Kota

Tarmizi menambahkan, maggot juga memiliki banyak protein dan sangat bagus untuk pakan ikan dan ayam. “Bagian yang terpenting dari maggot adalah protein dan ternak sangat menyukainya,” katanya. (Kim)

Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
Mapolda Sumbar
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi