Buang Sampah Sembarangan, 4 Warga Kota Padang Disidang

Langgam.id - Sebanyak empat warga Kota Padang, Sumtara Barat (Sumbar) disidang dan didenda Rp100.000 karena membuang sampah sembarangan.

Empat warga Kota Padang disidang karena kedapatan buang sampah sembarangan. [Foto: Dok. Satpol PP Padang]

Langgam.id – Sebanyak empat warga Kota Padang disidang dan didenda Rp100.000 karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor: 21 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah.

Sidang terhadap empat warga itu merupkan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang digelar secara virtual di Aula Mako Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Padang, Mursalim mengatakan, seharusnya yang mengikuti sidang hari ini ada lima orang, satu lagi warga Solok berinisial DE (44).

“Warga Solok mangkir, ia juga kedapatan buang sampah sembarangan di Kota Padang. Jadi, empat warga Padang yang disidang hari ini,” ujar Mursalim, Jumat (26/8/2022).

Dari empat warga Kota Padang yang disidang itu, lanjut Mursalim, satu orang berinisial YS (54) dijatuhi hukuman penjara lima hari, karena juga melanggar Perda Nomor: 11 tahun 2005 pasal 8 ayat 2 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

“Tiga orang lagi masing-masing berinisial H (51), S (68), dan M (57) dijatuhi hukuman denda Rp100.000 atau kurungan penjara tiga hari,” ungkapnya.

Hasil sidang itu, sebut Mursalim, semua setuju untuk membayar denda. “Semua menyetujui untuk membayar denda sesuai putusan hakim, dan ini juga adalah salah satu langkah kita memberikan efek jera terhadap pelanggar Perda,” jelasnya.

Mursalim berharap, dengan diadakannya sidang tipiring ini, agar menjadi pelajaran bagi masyarakat Kota Padang untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Soal “Sapi Sampah” Jadi Hewan Kurban, Kadis Pertanian Padang: Dikhawatirkan Bisa Membahayakan Masyarakat

“Tentu kita sangat berharap kepada masyarakat Kota Padang agar bersama-sama kita ciptakan kota yang besih, aman, nyaman dan indah, mari kita budayakan bersama membuang sampah pada tempatnya, agar tidak ada lagi sampah-sampah berserakan,” katanya.

Ikuti berita Kota Pariaman – berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre