BPOM Temukan Penyebab Keracunan Puluhan Siswa SD di Gunung Sariak Padang

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BPOM temukan penyebab keracunan pelajar SD di Gunung Sariak Padang.

Tampak depan dari SDN 29 Gunung Sarik, Kota Padang. [foto: Fuadi Zikri/Langgam.id]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BPOM temukan penyebab keracunan pelajar SD di Gunung Sariak Padang.

Langgam.id – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Padang menemukan adanya mikroba atau bakteri jahat pada bakso yang menyebabkan puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang keracunan.

Kepala BPOM Padang, Firdaus Umar mengatakan, hasil tersebut didapat setelah pihaknya memeriksa sampel bakso bakar yang menjadi penyebab keracunan di laboratorium mikrobiologi BPOM Padang selama delapan hari, sejak Selasa (11/1/2021).

Ada tiga sampel yang diperiksa, kata Firdaus, yaitu sampel bakso, kecap dan saus yang digunakan untuk bakso bakar tersebut.

Sementara, di sampel kecap dan saus pihaknya tak menemukan adanya bakteri jahat.

“Hasil uji, kita menemukan ada pertumbuhan bakteri yang berbahaya di dalam bakso, yaitu Staphylococcus Aureus dan E. Coli (Escherichia Coli),” ujar Firdaus kepada Langgam.id, Rabu (19/1/2022).

Dijelaskan Firdaus, adanya bakteri Staphylococcus Aureus itu menandakan kurang bersihnya pengolahan bakso bakar. Sementara, adanya bakteri E. Coli, diduga pengaruh air yang digunakan untuk mengolah bakso.

Sehingga, lanjut Firdaus, wajar saja menimbulkan efek samping mual, muntah hingga pusing bagi mereka yang mengonsumsi bakso bakar tersebut.

“Sampel itu juga kita sudah serahkan ke Dinas Kesehatan Kota Padang untuk ditindaklanjuti, agar penjual atau pembuat baksonya dibina,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, keracunan massal pelajar SD di Gunung Sariak, Kota Padang itu terjadi, Selasa (11/1/2022).

Para pelajar dilaporkan mengalami gejala muntah, sakit perut hingga pusing sekitar pukul 09.00 WIB. Gejala itu muncul setelah mereka mengkonsumsi bakso bakar sejak pukul 07.00 WIB.

Para pelajar yang keracuanan itu terdiri dari 30 orang, mulai dari kelas 1 hingga jelas 6 SD.

Baca juga: Sudah Pulih, Semua Siswa yang Keracunan di Padang Kembali Sekolah

Lalu, juga ada lima warga sekitar yang turut keracunan, termasuk seorang balita dan ibu hamil. Mereka semua sempat dirawat di RSUD dr. Rasyidin Padang dan kini sudah pulih.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre