Langgam.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Barat (Sumbar) mengungkapkan, belum ada laporan warga asal Sumbar yang menjadi korban atau terdampak gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Eka Sukma mengatakan, pihaknya masih terus memantau situasi dan menunggu informasi perkembangan terkini. Hingga Rabu (19’8/2026), belum ada laporan warga Sumbar jadi korban.
“Berdasarkan informasi yang kami himpun hingga hari ini, belum ada kabar bahwa masyarakat kita yang berada di NTT terdampak bencana di sana,” ujarnya kepada Langgam.id, Rabu (19/8/2026).
Kata Eka, meskipun jumlah warga Minang di NTT tidak terlalu banyak, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.
“Di NTT itu walaupun ada orang Minang, tapi tidak terlalu banyak. Kami berharap semuanya dalam keadaan selamat,” kata dia.
Eka menegaskan apabila ada ditemukan warga Sumbar yang terdampak, pemerintah daerah akan segera memberikan perhatian dan bantuan.
“Walaupun ada, nanti tentu ini akan jadi perhatian kita juga semuanya,” ungkapnya.
Meski belum ada laporan, Pemprov Sumbar tetap menyiapkan bantuan kemanusiaan untuk para korban gempa di NTT, salah satunya berupa rendang.
Hingga Rabu (19/8/2026), sekitar 457 kilogram rendang telah terkumpul dari berbagai organisasi perangkat daerah dan masyarakat, dengan target total bantuan mencapai 1,5 ton.
Bantuan tersebut akan dikoordinasikan dengan BPBD NTT, untuk disalurkan ke wilayah yang membutuhkan, terutama di lokasi pengungsian. (WAN)






