Bolehkah Sikat Gigi saat Puasa? Ini Penjelasannya

Ramadan merupakan bulan yang suci bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama Ramadan, umat Islam berpuasa dari terbit fajar

Ilustrasi.

Langgam.id – Ramadan merupakan bulan yang suci bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama Ramadan, umat Islam berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

Islam juga mengajarkan agama yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, termasuk menyikat gigi secara teratur.

Akan tetapi, pertanyaannya apakah sikat gigi bisa membatalkan puasa? Berikut penjelasannya dilansir dari situs baznas.go.id.

Menurut beberapa Mazhab seperti dikisahkan Mazhab SyafiI dan Mazhab Hambali, apakah sikat gigi membatalkan puasa? Apabila waktu zuhur pada saat berpuasa bila hukumnya adalah makruh. Artinya tidak berdosa jika dilakukan, namun akan lebih baik jika tidak dilakukan.

Akan tetapi dari Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi, dalam At-Tadzhib fi Adillati Matn al-Ghayah wa al-Taqrib karya Musthafa Dib Al-Bugha, hukum sikat gigi saat berpuasa hukumnya mubah atau boleh dilakukan.

Apakah sikat gigi membatalkan puasa? Lalu bagaimana dengan penggunaan siwak, sejenis sikat gigi yang terbuat dari akar pohon Salvadora namun digunakan juga untuk membersihkan gigi.

Ada referensi yang menyatakan penggunaan siwak atau sejenisnya diperbolehkan saat puasa. Hal ini artinya juga termasuk sikat gigi dan pasta gigi, karena secara penggunaan, alat-alat ini tidak untuk ditelan namun hanya sebatas masuk ke dalam mulut kemudian dikeluarkan lagi.

Jadi secara hukum, sikat gigi saat puasa ada yang menggunakan dasar sunah dan makruh. Menggosok gigi saat puasa boleh dilakukan asalkan di saat yang tepat, dan juga harus dipastikan pastikan tidak ada yang tertelan ke dalam mulut, mau itu pasta gigi ataupun air ketika membersihkan gigi dan mulut.

Kapan Waktu yang Tepat Sikat Gigi Saat Berpuasa

Dilansir dari Khaleejtimes, waktu ideal untuk menggosok gigi yaitu 30 menit setelah makan. Misalnya saat sehabis santap sahur kemudian juga setelah makan malam atau sebelum tidur, jadi gigi selalu dalam kondisi bersih sebelum dan sesudah tidur.

Menggosok gigi saat Ramadan juga tidak bisa diabaikan, meskipun dalam sebuah hadist orang yang berpuasa bau mulut orang yang berpuasa lebih harus seperti bau kasturi, namun harus difikirkan juga dari sisi kesehatannya. Seperti dapat mencegah plak karang gigi.

Berbagai ahli kesehatan menyarankan, setiap orang untuk membersihkan gigi itu sebanyak dua kali sehari, dikarenakan menggosok gigi sangatlah penting.

Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan minuman yang ada di sela-sela gigi sehabis menyantap makanan pasca berbuka ataupun sehabis sahur.

Apakah sikat gigi membatalkan puasa, tidak lagi menjadi perdebatan asalkan tahu secara waktu dan selalu disiplin dalam menggosok gigi secara teratur.

Hal ini karena pada intinya kalau tidak dibersihkan, sisa makanan bisa menempel di gigi dan rentan jadi tempat bertumbuhnya penyakit dan akhirnya membuat gigi berlubang. (*/yki)

Baca Juga

Takjil dan Bisnis Selama Ramadan
Takjil dan Bisnis Selama Ramadan
Pemko Padang memberikan perhatian khusus pada operasional tempat hiburan malam dan penginapan jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pemko Padang Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam dan Penginapan Jelang Ramadan
Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polda Sumbar Gelar Operasi Pekat Singgalang 2026 Jelang Ramadan, Sasar Judi hingga Tawuran
Volume pengiriman di PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Padang meningkat hingga 30 persen memasuki awal Ramadan 1446 Hijriah.
Volume Pengiriman di PT Pos Indonesia Padang Melonjak Saat Ramadan
Pertengahan Ramadan, Harga Cabai Turun Signifikan
Pertengahan Ramadan, Harga Cabai Turun Signifikan
Tim Satgas Pangan Polda Sumatera Barat (Sumbar) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melakukan pengecekan
Satgas Pangan Polda Sumbar Cek Pendistribusian MinyaKita, Ini Hasilnya