Besok 12 Kepala Daerah di Sumbar Akhiri Jabatan, Sekda Ditunjuk Jadi Plh

Jelang Pemilu 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatra Barat telah merekapitulasi jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Ilustrasi pemilu dan peta wilayah Sumatra Barat. (Peta: openstreetmap.org)

Langgam.id Sebanyak 12 kepala daerah di Sumatra Barat (Sumbar) bakal memasuki akhir masa jabatan (AMJ) mulai besok, Rabu (17/2/2021). Sekretaris derah (Sekda) masing-masing daerah ditunjuk menjadi pelaksana harian (Plh) kepala daerah.

12 daerah itu adalah Kabupaten Agam, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi, dan Kota Solok.

Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sumbar Iqbal Ramadi Payana mengatakan, soal penunjukan sekda 12 daerah agar memimpin pemerintahan setelah AMJ kepala daerahnya habis, telah disampaikan lewat radiogram T.120/86/PEM-2021. Radiogram ditandatangani oleh Plh Gubernur Sumbar Alwis yang ditujukam kepada 12 bupati/wali kota.

“Radiogram disampaikan kepada masing-masing kepala daerah sehubungan dengan mulai masuknya AMJ 12 kepala daerah pada 17 Februari,” katanya, Selasa (16/2/2021).

Ia menjelaskan, tugas kepada sekda berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2008 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Dalam aturan itu terang Iqbal, dijelaskan bahwa jika terjadi kekosongan jabatan kepala daerah maka sekda melaksanakan tugas sehari-hari sebagai kepala daerah.

“Hal itu juga untuk menindaklanjuti Surat Kemendagri Nomor 130/738/OTDA tanggal 3 Februari 2021 tentang penugasan pelaksana harian kepala daerah,” katanya.

Ia mengungkapkan, sekda tersebut menjadi plh bertujuan untuk menjamin kesinambungan pemerintahan daerah. Sekda memimpin pemerintahan sampai dilantiknya kepala daerah definitif atau sampai dilantiknya pejabat (Pj) kepala daerah.

Sementara untuk penyerahan tugas kata Iqbal, dilakukan oleh kepala daerah masing-masing kepada sekda pada saat memasuki AMJ. Penyerahan tugas dilakukan di tempat masing-masing yang ditandai dengan penandatangan berita acara.

“Penyerahan tugas dilakukan di tempat masing-masing, seperti penyerahan tugas dari gubernur ke Plh gubernur kemaren,” katanya.

12 daerah yang masuk AMJ tersebut adalah daerah yang menggelar Pilkada 2020 kemaren. Dari 13 daerah yang pilkada hanya Kabupaten Solok Selatan yang berbeda AMJ bupatinya, yaitu 22 Maret 2021. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Cerita Fajar Novario Menang Sayembara Logo HUT ke-81 RI
Cerita Fajar Novario Menang Sayembara Logo HUT ke-81 RI
Partai Demokrat Dharmasraya Gelar Gerakan Indonesia Asri Langit Biru di Mushalla Baiturrahman Koto Baru
Partai Demokrat Dharmasraya Gelar Gerakan Indonesia Asri Langit Biru di Mushalla Baiturrahman Koto Baru
Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy
Kapolda Sumbar Janji Tindak Tegas Anggota Polisi yang Bekingi Tambang Emas Ilegal