Bertambah Lagi 14, Positif Covid-19 di Sumbar Kini 252 Orang

Positif Corona

Ilustrasi tes corona (covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela//pixabay.com)

Langgam.id – Pasien terkonfirmasi positif corona atau covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) kembali bertambah sebanyak 14 orang. Dengan begitu, total warga Sumbar positif covid-19 mencapai 252 orang hingga Kamis (7/5/2020) pukul 15.00 WIB.

“Total bertambah hari ini 14 orang. Dari Kota Padang 3 orang, Payakumbuh 2 orang, Kabupaten Padang Pariaman 2 orang, Tanah Datar 1 orang, Bukittinggi 2 orang dan kembali Agam sebagai penyumbang terbanyak 4 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal.

Tiga dari Padang masing-masing seorang pria 31 tahun warga Bungo Pasang dan kini isolasi mandiri di rumah. Kemudian Wanita 47 tahun, warga Kurao Pagang, pedagang dan terinfeksi dengan pedagang Pasar Raya dan dirawat di RSUD Rasyidin Padang. Lalu wanita 52 tahun, warga Balai Gadang, pengelola Panti Asuhan. Dia terinfeksi dengan orang yang sebelumnya telah terkonfirmasi positif dan dirawat di RSAM Bukittinggi.

Baca juga : Usai Periksa 1.000 Pedagang Pasar Raya, di Padang Akan Digelar “Pool Test” Corona

Dua dari Payakumbuh yaitu pria 26 tahun, warga Koto Tuo. Sopir ini terinfeksi dari pasien pertama positif covid-19 di Payakumbuah dan sekarang isolasi mandiri di rumahnya. Kemudian wanita 68 tahun, warga Balai Panjang. Ibu rumah tangga ini terpapar setelah kontak dengan pasien positif sebelumnya.

“Dari Tanah Datar, wanita 30 tahun. PNS ini terinfeksi dari warga Panyalaian sebelumnya yang telah dinyatakan positis dan sekarang isolasi mandiri di rumah,” katanya.

Selanjutnya, dua orang dari Kabupaten Padang Pariaman yaitu seorang wanita 60 tahun warga Korong Duku. Ibu Rumah Tangga ini terinfeksi karena kontak dengan yang telah terinfeksi sebelumnya dan dirawat di RS Semen Padang Hospital (SPH). Lalu wanita 68 tahun, warga Korong Duku juga. Dia terpapar dengan pasien positif sebelumnya juga dan kini dirawat di SPH.

Penambahan juga terjadi di Kota Bukittinggi yaitu seorang wanita 39 tahun warga Mandiangin dan wanita 46 tahun, warga Tilatang Kamang. Keduanya isolasi mandiri di rumah.

Baca juga : Syarat yang Harus Dilakukan Agar Pandemi Corona di Sumbar Berakhir Bulan Juni

Kemudian, empat positif covid-19 dari Kabupaten Agam. Masing-masing, wanita 40 tahun, warga Biaro. Lalu wanita 44 tahun, warga Ampek Angkek, wanita 29 tahun, warga Jirek dan wanita 45 tahun, warga Panorama. Keempatnya bekerja di Puskesmas Baso.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Sumbar mencapai 252 orang. Rinciannya, 110 orang dirawat diberbagai rumah sakit, isolasi mandiri di rumah 54 orang, Bapelkes 13 orang dan di BPSDM 18 orang, meninggal dunia 16 orang dan sembuh 41 orang. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Profil Kapolda Sumbar Baru Irjen Djati Wiyoto, Kawan Seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Profil Kapolda Sumbar Baru Irjen Djati Wiyoto, Kawan Seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Glamping Lakeside di Alahan Panjang saat dipasang garis polisi. (Foro: Polsek Lembah Gumanti)
Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Warga negara (Citizen Lawsuit) menuju PTUN Padang mendaftarkan gugatan. (Foto: LBH Padang)
Bupati hingga Gubernur Sumbar dan Kapolda Digugat Warga ke PTUN, Buntut Bencana Ekologis
Petugas KAI menutup perlintasan liar selebar dua meter di Padang Pariaman. (Foto: Humas KAI Divre II Sumbar)
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas