Bertambah 75 Kasus Positif, Kini Tinggal 10 Kelurahan di Padang Bebas Covid-19

Corona Kota Padang

Ilustrasi Covid-19 di Padang. (Syafii/Langgam.id)

Langgam.id Sebanyak 75 kasus baru positif covid-19 ditemukan di Kota Padang pada Kamis (10/6/2021). Dengan penambahan ini, maka total ada 21.087 kasus konfirmasi positif covid-19 di ibukota Sumatra Barat (Sumbar) tersebut.

Berdasarkan data yang ada di website Dinas Kesehatan Kota Padang, dinkes.padang.go.id, penambahan 75 kasus baru tersebut berasal dari Kelurahan Andalas 2 kasus, Jati (1), Sawahan (1), Kubu Dalam Parak Karakah (6), Parak Gadang Timur (1), Ganting Parak Gadang (2), Gunung Pangilun (1), Lolong Belanti (9), dan Ulak Karang Utara (1).

Kemudian, Batang Kabung Ganting (2), Ikur Koto (2), Pasir Nan Tigo (4), Balai Gadang (1), Batipuh Panjang (4), Parupuk Tabing (1), Bungo Pasang (1), Dadok Tunggul Hitam (3), Lubuk Minturun (1), Aia Pacah (4), Kuranji (2), Lubuk Lintah (3), dan Ampang (2).

Selanjutnya, Korong Gadang (1), Sungai Sapih (3), Parak Laweh (1), Batu Gadang (1), Koto Lalang (3), Ujung Gurun (3), Rimbo Kaluang (2), Kapalo Koto (1), Cupak Tangah (1), Surau Gadang (2), Kampung Olo (1), dan Bungus Barat (1).

Sementara itu, pada hari ini terdapat tambahan 59 kasus sembuh sehingga total sembuh 19.858 orang. Sedangkan total kasus meninggal dunia 371 orang.

Selain itu, saat ini hanya terdapat 10 kelurahan yang sudah bebas dari covid-19 karena pasiennya sudah sembuh ata meninggal dunia, sehingga yang tidak ada lagi kasus konfirmasi covid-19. Padahal dua hari yang lalu, Selasa (8/6/2021), ada 14 kelurahan yang sudah bebas dari covid-19.

10 kelurahan yang sudah bebas dari covid-19 tersebut yaitu, Koto Pulai, Tanjung Aur, Baringin, Alang Laweh, Teluk Bayur, Bungus Timur, Bungus Selatan, Teluk Kabung Tengah, Teluk Kabung Utara dan Teluk Kabung Selatan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani menyarankan bagi pasien covid-19 yang tidak dirawat di rumah sakit, sebaiknya tidak isolasi di rumah. Hal itu dikarenakan kalau pasien diisolasi di rumah maka resiko penularan covid-19 kepada keluarga cukup tinggi.

Ferimulyani menjelaskan, bahwa Pemko Padang telah membuka kembali tempat isolasi di Rumah Nelayan Lubuk Buaya untuk karantina pasien covid-19 pada pertengahan Mei 2021 lalu.

“Tempat isolasi Rumah Nelayan Lubuk Buaya ini dibuka kembali untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus covid-19 pasca libur Lebaran,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, bahwa Rumah Nelayan Lubuk Buaya ini terdapat 80 unit rumah yang bisa menampung sekitar 300 pasien covid-19. Tempat isolasi itu juga disiapkan tenaga kesehatan yang akan mendampingi pasien selama menjalani isolasi di sana. (yki)

 

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre