Bertambah 2, Total Kasus Positif Corona di Sumbar 828 Orang

Update Corona di Sumbar

Ilustrasi - update kabar covid-19. (Gambar: thedarknut/pixabay.com)

Langgam.id – Kasus positif Virus Corona di Sumatera Barat masih terus bertambah. Hari ini, Senin (20/7/2020) dilaporkan sebanyak 2 orang warga Sumbar positif Covid-19.

Kedua warga Sumbar positif Corona tersebut berasal dari Kota Pariaman, yaitu seorang guru dan seorang operator sekolah. Keduanya berasal dari sekolah yang sama.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) dan Balai Veteriner Bukittinggi hari ini dilaporkan ada penambahan 2 kasus positif corona.

Baca Juga: Wako Pariaman Putuskan Kembali Tutup Sekolah Setelah 2 Warga Positif Corona

“Hingga saat ini spesimen yang telah diperiksa sebanyak 62.971 dari 56.421 orang. Untuk laporan kasus positif hari ini bertambah 2 orang,” ujarnya dikutip dari website sumbarprov.go.id, Senin (20/7/2020).

Dengan demikian, jelas Jasman, positivity rate di Sumbar hari ini 1,46 persen. “Angka itu masih terendah dan terbaik di nasional,” jelasnya.

Baca Juga: 2 Warga Pariaman Positif Corona, Dinkes: 1 Guru dan 1 Orang Operator Sekolah

Dari 828 kasus positif yang tercatat, 700 orang atau 84,5 persen diantaranya sudah dinyatakan sembuh.

Lalu, sebanyak 44 orang atau 5,3 persen masih dirawat di berbagai rumah sakit. 37 orang atau 4,5 persen menjalani isolasi mandiri, 14 orang atau 1,7 persen diisolasi di BPSDM dan sebanyak 33 orang atau 4 persen dinyatakan meninggal dunia akibat corona.

Baca Juga: 2 Warga Kota Pariaman Dinyatakan Positif Covid-19, Kondisi Tanpa Gejala

Berikut rincian warga Sumbar yang dilaporkan positif corona hari ini;

  1.  Wanita 25 tahun, warga Pauah Timur, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan dan riwayat perjalanan dari Kota Bukittinggi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 28 tahun, warga Kampuang Jawa II, pekerjaan Tata Usaha, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara. (*/ZE)

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda