Bencana Picu Inflasi Sumbar Melambung Tinggi

Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD

Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD

LANGGAM.ID– Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat laju inflasi yang cukup tinggi pada Desember 2025 di Sumatra Barat yaitu 5,15 persen. Hal ini menempatkan Sumbar di peringkat kedua provinsi dengan inflasi tertinggi secara nasional. 

Faktor bencana banjir dan longsor yang menerjang Sumbar ditengarai memicu kenaikan harga sejumlah komoditas melambung, sehingga berdampak pada kenaikan laju inflasi di penghujung tahun 2025.

“Pada Desember 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sumatera Barat sebesar 5,15 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,41,” ujar Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat Sugeng Arianto dalam keterangan resminya dikutip Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan empat wilayah cakupan indeks harga konsumen, inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Pasaman Barat sebesar 7,09 persen dengan IHK sebesar 115,17 dan terendah terjadi di Kota Padang sebesar 4,66 persen dengan IHK sebesar 111,66. Sementara itu, Kabupaten Dharmasraya mengalami inflasi sebesar 4,77 persen dengan IHK sebesar 112,64 dan Kota Bukittinggi mengalami inflasi sebesar 4,99 persen dengan IHK sebesar 111,69.

Sugeng menjelaskan, berdasarkan empat wilayah cakupan indeks harga konsumen, inflasi di Sumbar dipicu oleh kenaikan harga komoditas bawang merah dengan andil 0,22 persen, cabai rawit 0,18 persen, beras 0,14 persen, daging ayam ras 0,10 persen, kangkung 0,09 persen dan emas perhiasan 0,09 persen.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Pudji Ismartini menyebutkan tiga daerah yang mengalami bencana banjir dan longsor yaitu Aceh, Sumut dan Sumbar masuk dalam daftar provinsi dengan inflasi tertinggi.

BPS mencatat inflasi di Aceh di angka 6,71 persen, Sumatra Utara 4,66 dan Sumbar 5,15 persen. “Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, mengalami inflasi di Desember setelah sebelumnya deflasi di November 2025. Ketiga provinsi ini termasuk dalam kelompok provinsi dengan inflasi tertinggi,” ujar Pudji 

Ia menjelaskan, penyebab terjadinya inflasi di ketiga wilayah tersebut karena kenaikan harga komoditas yang diakibatkan efek bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. (fx)

Baca Juga

Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
Pemerintah Bangun 750 Huntara untuk Korban Banjir Sumbar
Jaime Giraldo pemain baru Semen Padang
Jaime Giraldo Resmi Gabung ke Semen Padang FC
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Pelunasan Biaya Haji di Sumbar Tahap 1 Capai 75 Persen
Pelunasan Biaya Haji di Sumbar Tahap 1 Capai 75 Persen
Banjir dan longsor melanda Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (30/12/2025)
Banjir dan Longsor Landa Salareh Aia Agam, 3 Warga Selamat Usai Sempat Tertimbun