Banyak Proyek Mangkrak, Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Usul Bentuk Pansus

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Fraksi Gerindra mengusulkan dibentuknya Pansus Infrastruktur karena banyak proyek yang mangkrak.

Jubir Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Ismunandi Syofyan. [foto: Rahmadi/langgam.id]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Fraksi Gerindra DPRD Sumbar mengusulkan dibentuknya Pansus Infrastruktur karena banyaknya proyek-proyek Pemprov Sumbar yang mangkrak.

Langgam.id – Fraksi Gerindra DPRD Sumbar mengusulkan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) Infrastruktur. Usulan itu untuk merespon banyaknya proyek-proyek Pemprov Sumbar yang mangkrak.

Juru Bicara Fraksi Gerindra Ismunandi Syofyan mengatakan, banyak proyek mangkrak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Proyek mangkrak antara lain pembangunan lanjutan Gedung Kebudayaan Sumbar dan penyelesaian pagar gedung DPRD Sumbar.

Usul dan agar DPRD membentuk Pansus Infrastruktur disampaikan Fraksi Gerindra dalam Rapat Kerja Pembahasan Akhir hasil Pembahasan Pansus LHP BPK-RI Kepatuhan atas Belanja Daerah Tahun 2021 di gedung DPRD Sumbar, Rabu (16/3/2022).

“Fraksi Partai Gerindra mengusulkan dan meminta agar DPRD bisa membentuk Pansus Infrastruktur, guna mendalami persoalan sesunguhnya proyek-proyek mangkrak tersebut,” katanya.

Dia melanjutkan, hal itu bertujuan agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada tahun tahun selanjutnya.

Dia melanjutkan, ada sejumlah proyek mangkrak yang perlu mendapat perhatian serius seperti pembangunan Gedung Kebudayaan Sumbar yang berada di Pantai Padang.

Menurutnya, pada tahun 2021, dialokasikan dana Rp31,273 miliar untuk kelanjutan pembangunan Gedung Kebudayaan Sumbar. Namun, hingga akhir tahun, gagal direalisasikan 100 persen.

Kontraktor ungkapnya, hanya sanggup melaksanakan pekerjaan fisik sekitar 10,6 persen. Sementara uang muka sudah disetorkan Pemrov Sumbar Rp8,6 miliar atau sebesar 27,51 persen.

“Selain gedung kebudayaan, yang menjadi sorotan juga berkaitan dengan penyelesaian pagar gedung DPRD yang tak kunjung selesai,” ucapnya.

Proyek mangkrak ini menurutnya menjadi preseden buruk. Dia meminta gubernur tegas untuk tidak menetapkan pemenang lelang dengan penawaran lebih rendah dari 80 persen pagu dana.

Alasannya terang Ismunandi, karena di bawah itu akan berpengaruh pada hasil dan volume pekerjaan.

“Jangan sampai yang menawar rendah yang dimenangkan, apalagi tawaran dibawah 80 persen dari pagu dana. Sudah cukup bukti, proyek-proyek mangkrak disebabkan oleh hal itu,” bebernya.

Baca juga: Hasil Pemeriksaan BPK, Sejumlah Temuan Besar Ada di Pemprov Sumbar

Pada kesempatan itu, Fraksi Gerindra juga meminta gubernur untuk memprioritaskan rekanan lokal dalam melaksanakan pekerjaan yang dibiayai APBD.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
1,9 Juta Pekerja di Sumbar Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemprov Luncurkan Gerakan ASN Peduli
1,9 Juta Pekerja di Sumbar Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemprov Luncurkan Gerakan ASN Peduli
Pemprov Sumbar Usulkan 4 Program Prioritas ke KKP
Pemprov Sumbar Usulkan 4 Program Prioritas ke KKP
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Walhi Bakal Laporkan Pemprov Sumbar-Polda ke Kapolri hingga DPR RI Soal Tambang Ilegal 
Walhi Bakal Laporkan Pemprov Sumbar-Polda ke Kapolri hingga DPR RI Soal Tambang Ilegal