Banyak Peninggalan Belanda, Batu Busuk Bisa Jadi Objek Wisata Baru di Padang

Banyak Peninggalan Belanda, Batu Busuk Bisa Jadi Objek Wisata Baru di Padang

Plt Wako Padang Hendri Septa bersama komunitas CBSM meninjau Kampung Batu Busuk. (foto: Pemko Padang)

Langgam.id – Kampung Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, masih terdapat sejumlah bangunan peninggalan Belanda.

Bangunan tersebut diantaranya, jembatan gantung sepanjang lebih kurang 100 meter, lubang Belanda, PLTA Kuranji, Jenjang Teka-teki, bendungan dan saluran irigasi tujuh tingkat yang sampai kini masih terawat dan terjaga keasriannya oleh masyarakat sekitar.

Plt Wali Kota Padang Hendri Septa bersama dengan Komunitas Cagar Budaya, Sejarah dan Museum (CBSM) Kota Padang mengunjungi Kampung Batu Busuk,  Sabtu (20/3/2021).

Hendri mengungkapkan, berbagai peninggalan zaman belanda yang berada di Kelurahan Lambung Bukik ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk mengedukasi para generasi muda supaya peduli dengan sejarah dan dapat menjaganya di zaman mereka nantinya.

Hendri mengatakan, Pemko Padang mendukung kegiatan  yang dilakukan oleh komunitas CBSM Kota Padang. Sebab hal ini sangat sejalan dengan salah satu misi Kota Padang, yaitu mewujudkan masyarakat Kota Padang yang madani berbasiskan pariwisata yang unggul dan berdaya saing.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan saat ini, insha Allah menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua dan kegiatan ini akan berlanjut dengan napak tilas di daerah yang lainnya,” ujar Hendri.

Hendri mengajak masyarakat sekitar  untuk bersama-sama menjaga kelestarian barang peninggalan sejarah yang ada di Kelurahan Lambung Bukik ini. Sebab karena hal ini merupakan tanggung jawab masyarakat Kota Padang.

Ketua Komunitas CBSM Kota Padang Genny Putrinda menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa Kota Padang mempunyai peninggalan-peninggalan sejarah yang sangat luar biasa.

“Ada berbagai tempat yang sudah kita kunjungi dari tadi, seperti lubang Belanda, PLTA Kuranji, bendungan dan saluran irigasi. Dan kita harapkan ini ke depan bisa menjadi objek-objek wisata baru di Kota Padang,” kata  istri Plt Wali Kota Padang itu. (*/yki)

Baca Juga

Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Walikota Padang, Fadly Amran.
Mitigasi Banjir, Pemko Padang Kaji Ulang RTRW 
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas