Banyak APK Tak Beraturan, Bawaslu Pasaman Barat Lakukan Penertiban

Banyak APK Tak Beraturan, Bawaslu Pasaman Barat Lakukan Penertiban

Bawaslu Pasaman Barat melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK). (Iyan/ABW)

Langgam.id - Tim Gabungan bersama Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (09/10) melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) secara serentak. Meksi sudah memberi peringatan, tim di lapangan masih menemukan banyak APK terpasang tak sesuai aturan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Emra Patria mengatakan, penerbitan ini serentak di sebelas kecamatan, yang dikoordinir oleh Panwascam masing-masing. Sementara itu tim gabungan tingkat kabupaten dibagi menjadi tiga tim, dengan menyasar empat penjuru jalan-jalan utama di Pasaman Barat.

Tim terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Kesbangpol, Satpol PP dan Bawaslu, melakukan penertiban secara berkelanjutan dan menggunakan sejumlah alat dan mobil.

"Kita mulai penertiban Kamis pagi, setelah menggelar apel di depan Kantor Bupati Pasaman Barat," ujar Emra Patria.

Emra Patria menambahkan, sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat sudah memperingatkan Paslon dan LO, agar menertibkan APK mereka sendiri. Setelah batasan waktu yang diberikan habis, maka Bawaslu dan tim gabungan turun ke lapangan. Semua APK yang ditertibkan akan dibawa ke kantor Panwascam setempat, dan diinventarisir.

"Hari pertama ini jumlahnya belum bisa disimpulkan, namun diperkirakan banyak," ujarnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, tim gabungan masih menemukan banyak APK berupa baliho, spanduk dan famflet, dan poster terpasang di sejumlah rumah dan warung. Setelah memberikan penjelasan, tim langsung membuka dan menyita APK tersebut. (Ian/ABW)

Baca Juga

Pendaftaran Pilkada 2020, gubernur lantik
Gubernur Sumbar Lantik Bupati Solok dan Solok Selatan Pagi Ini
Peringati Hari Jadi, Bawaslu Pasaman Barat Bagikan Masker di Jalanan
Peringati Hari Jadi, Bawaslu Pasaman Barat Bagikan Masker di Jalanan
Melindungi Petani dari Imbas Pandemi
Gugatan di MK Lanjut ke Pembuktian, Cabup Solok Nofi Candra Yakin Menang
dkpp bukittinggi
Permohonan Nasrul Abit-Indra Catri Tidak Diterima MK
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 tetap digelar pada 27 November nanti.
KPU Sumbar Ungkap Penyebab Rendahnya Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020
kantor gubernur sumbar
Dampak Gugatan di MK, Pemprov Sumbar Diminta Siapkan Pj Bupati dan Wali Kota