Bantuan Mengalir untuk Penyintas Longsor Lambung Bukit Pauh

Bantuan Mengalir untuk Penyintas Longsor Lambung Bukit Pauh

Foto: Info Publik Padang

Langgam.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Jumat malam (14/6/2024) mengakibatkan tanah longsor di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Longsor ini menimpa dua rumah warga, milik Nasrial (38 tahun) dan Ermawati (66 tahun).

Menyikapi musibah tersebut, Pemkot Padang melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban longsor pada Sabtu (15/6/2024).

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani, menyatakan bahwa bantuan yang diberikan berupa sandang, pangan, dan kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, bantuan sudah diterima oleh keluarga korban. Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga korban,” ujar Heriza Syafani, dicuplik dari InfoPublik Padang, Selasa (18/6/2024).

Untuk sementara, keluarga korban diungsikan dan tinggal di rumah kerabat mereka. Heriza juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya di daerah yang rawan longsor. (*/Yh)

Baca Juga

Sejumlah warga Nagari Anduriang menyeberang sungai mengunakan rakit sederhana. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Ketika Rakit Darurat Jadi Jembatan Harapan Warga Anduriang Padang Pariaman
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Longsor batang sani
Akses Jalan di Sungai Landia Terputus Akibat Longsor
Warga negara (Citizen Lawsuit) menuju PTUN Padang mendaftarkan gugatan. (Foto: LBH Padang)
Bupati hingga Gubernur Sumbar dan Kapolda Digugat Warga ke PTUN, Buntut Bencana Ekologis