Bank BRI Jadi Klaster Baru di Padang, 74 Karyawan Positif Covid-19

covid-19

Ilustrasi Covid-19. (Foto: Gerd Altmann/pixabay.com)

Langgam.id – Sebanyak 74 karyawan Bank BRI di Kota Padang, Sumbar, terkonfirmasi positif covid-19. Gugus Tugas Penanganan covid-19 Sumatra Barat (Sumbar) menyatakan penyebaran di Bank BRI itu menjadi salah satu klaster di Kota Padang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Jasman Rizal mengatakan ada 74 orang terkonfirmasi positif covid-19. Sebanyak 24 orang terkonfirmasi positif pada Senin (21/9/2020) kemarin. Sedangkan 50 orang lagi dilaporkan positif pada hari ini.

“Benar, ada 74 orang terkonfirmasi positif di Bank BRI Wilayah dan Cabang Padang,” ujarnya, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Update Covid-19 Sumbar 21 September: 87 Sembuh, 1 Meninggal

Ini menjadi klaster terbaru di Kota Padang. Akibat terkonfirmasi positifnya para karyawan, pelayanan Babak BRI baik di kantor wilayah maupun cabang ditutup selama tiga hari, mulai hari ini hingga Kamis (24/9/2020).

Penyemprotan disinfektan pun dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran kasus. Nantinya pelayanan bisa dibuka kembali dan hanya karyawan yang negatif boleh masuk.

“Setelah tiga hari, pelayanan baru boleh dibuka. Tetap, orang (karyawan) yang boleh masuk adalah yang sudah terkonfirmasi negatif. Itu sifatnya work from home,” katanya.

Baca juga : Jadi Klaster Baru Covid-19, Kantor BRI di Padang Tutup Sementara

Menurutnya, klaster yang tercipta di BRI Kanwil Padang ini harus segera langsung disikapi. Pihaknya juga telah mengkoordinasikan ke pihak BRI Kanwil Padang.

”Klaster itu ada satu kelompok, tempat penyebaran. Sekarang itu, di BRI itu telah terjadi tempat penyebaran baru. Sudah masif klasternya itu. Minimal BRI di Kota Padang yang ditutup dulu sementara waktu,” ujarnya. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam