Bandara Minangkabau Kembali Beroperasi Setelah Sempat Ditutup Akibat Erupsi Gunung Marapi

Kunjungan wisman ke Sumatra Barat (Sumbar) melalui Bandara Internasional Minangkabau pada April 2023 mencapai 4.100 kunjungan.

Bandara Internasional Minangkabau (BIM) merupakan pintu masuk wisman ke Sumbar. (Foto: Dok. Pemko Padang)

Langgam.id- Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Sumatra Barat kembali beroperasi, Sabtu (6/1/2024). BIM sempat ditutup akibat erupsi Gunung Marapi, Jumat (5/1/2023).

Baca Juga: Bandara Minangkabau Tutup Akibat Erupsi Gunung Marapi, 29 Penerbangan Terganggu

“Bismillah. BIM beroperasi kembali,” ujar Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Padang Capt Megi Helmiadi kepada langgam.id Sabtu (6/1/2023).

Berdasarkan data Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia, nomor B0034/24 NOTAMC B0031/24 perihal AERODROME Normal, dinyatakan BIM sudah beroperasi kembali.

Sebelumnya, BIM ditutup sejak Jumat (5/1/2024) mulai pukul 10.45 WIB hingga 16.00 WIB, karena abu vulkanik Gunung Marapi sudah sampai bandara.

“Angin kencang arah ke bandara. Jadi BIM ditutup demi keselamatan,” ujar Capt Megi.

Namun karena abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi masih menyelimuti bandara, penutupan diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB.

Hasil paper test di Stasiun Meteorologi BMKG menunjukkan, masih hasil positif. Paper test masih menujukkan adanya abu vulkanik di sekitar bandara.

“Selain itu, prediksi Volanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, Australia menunjukkan BIM masih terdampak abu hingga Sabtu (6/1/2024) pukul 01.40 WIB,” ujarnya.

Capt Megi mengatakan, penutupan bandara menganggu 29 penerbangan yang masuk atau keluar dari BIM.

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda