Bandara Husein Sempat Ditutup, Penumpang Padang-Bandung Lanjutkan Perjalanan dengan Bus

bus akap

Ilustrasi - bus. (Foto: pixabay.com)

Langgam.id – Bandara Husein Sastranegara Bandung sempat ditutup sementara pada Kamis (20/6/2019) karena pesawat Malindo Air tergelincir. Pesawat dari Bandung ke Kualalumpur itu tergelincir dari landasan ketika hendak take off.

Akibatnya, landasan untuk pesawat yang akan terbang dan mendarat tidak bisa digunakan. Bandara Husein Sastranegara sempat ditutup pada Kamis itu. Beberapa penerbangan yang hendak landing di Bandung dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

Salah satunya adalah pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0902 dari Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara menuju Bandung. Penumpang dari Medan dan sekitarnya, serta penumpang yang transit dari Padang harus turun dan menunggu di Bandara Soekarno Hatta.

“Kami berangkat dari Bandara Minangkabau pukul 10.40 WIB dan sampai di Kualanamu sesuai jadwal. Selanjutnya, berangkat dari Kualanamu sekitar pukul 14.00 WIB. Seharusnya paling lama pukul 16.00 WIB sudah landing di Bandung,” kata Banua Siregar (28), salah satu penumpang.

Berangkat sejak pagi dari Padang, terbang dari Bandara Minangkabau untuk transit di Kualanamu, membuat perjalanannya tambah panjang.

Sebelum penumpang diturunkan sementara di terminal 1 Soekarno-Hatta, awak kabin mengatakan akan segera memberikan informasi begitu evakuasi dan pengoperasian di Bandara Husein sudah rampung.

Berjam-jam menunggu, banyak penumpang kecewa karena tak kunjung berangkat. Imam (27), penumpang di pesawat yang sama berharap pihak maskapai terkait dan otoritas bandara segera melakukan evakuasi supaya pesawat dengan tujuan Bandung bisa segera mendarat di Kota Kembang.

“Kami berharap evakuasi di Bandara Husein segera selesai. Karena penumpang sudah lelah,” ujar Imam.

Setelah menunggu lebih lima jam, hingga pukul 21.30 WIB, karena tak ada kepastian, beberapa penumpang memutuskan berangkat dengan bus ke Bandung.

“Keberangkatan yang tertunda dan pesawat yang belum jelas sejumlah penumpang, termasuk saya memutuskan naik bus saja,” kata Banua.

Berdasar informasi akun twitter resmi PT Angkasa Pura II @contactap2 pada Jumat (21/6/2019) pagi, Bandara Husein Sastranegara sudah beroperasi normal kembali.  (Irwanda/HM)

Baca Juga

Kabar gembira bagi masyarakat Padang yang mau berpergian ke Yogyakarta dan Semarang ataupun sebaliknya. Maskapai penerbangan Super Air Jet
Erupsi Anak Krakatau Mereda, Penerbangan Padang-Jakarta Kembali Dibuka Hari Ini di BIM
BPS mencatat, jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dan yang datang dari BIM pada Agustus 2024 turun masing-masing
Dampak Erupsi Anak Krakatau, 28 Penerbangan Dibatalkan di BIM hingga Siang Ini
BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatra Barat melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau
Erupsi Anak Krakatau, 2.318 Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di BIM
BPS Sumbar mencatat jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dari BIM pada Juli 2024 mengalami peningkatan
Imbas Erupsi Anak Krakatau, 21 Penerbangan di BIM Dibatalkan
Sepekan Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Jakarta-Padang Capai Rp 2,5 Juta
Penerbangan Padang-Jakarta Dibatalkan Akibat Abu Vulkanik Krakatau
Penerbangan perdana maskapai Scoot Airlines, rute Singapura-Padang, resmi mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Senin .
Maskapai Scoot Terbang Perdana Rute Singapura-Padang