Balai KAN Sumpur Tanah Datar Dibangun dengan Gotong Royong

Balai KAN Sumpur Tanah Datar Dibangun dengan Gotong Royong

Balai KAN Sumpur, Kabupaten Tanah Datar diresmikan Yulfadri Darma. (Humas Tanah Datar)

Langgam.id – Pemakaian Balai Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, diresmikan Wakil Bupati Tanah Datar, Zulfadri Darma, Kamis (14/11/2019).

Zulfadri mengapresiasi berdirinya megahnya Balai KAN Sumpur atas semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat.

“Ini semangat yang luar biasa. Berkorban tenaga, fikiran dan harta untuk kebersamaan. Semangat gotong royong seperti ini jarang ditemukan di zaman ini,” katanya.

Dia berharap, balai adat yang sudah berdiri kokoh ini tidak disia-siakan. Ke depan, nagari tidak lagi bicara pembangunan gedung adat, namun bagaimana melestarikan dan merawat budaya dan adat di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Ini penting, karena pelestarian serta pemanfaatan balai adat merupakan salah satu upaya mendidik sekaligus bisa sebagai benteng kokoh generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan teknologi informasi serta penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Balai KAN Sumpur, Yohanes Syarif, mengatakan balai KAN ini sudah dibangun sejak 1993 atas dasar kesepakatan para niniak mamak. Namun bangunannya mulai rusak dimakan usia.

“Akhirnya, masyarakat sepakat untuk membangun kembali balai KAN Sumpur tahun lalu dan baru selesai tahun ini,” katanya.

Menurutnya, bentuk bangunan gedung KAN Sumpur hari ini juga berubah dari bangunan sebelumnya. Di antaranya gonjong dan dua buah lumbung yang letaknya berada di depan bangunan utara, serta ornamen ukiran yang diperoleh dari sebuah rumah gadang berusia lebih 200 tahun.

“Pembangunan kembali balai KAN Sumpur menghabiskan dana sebesar Rp800 juta. Dana itu bersumber dari masyarakat, bantuan yayasan Tirto Utomo Jakarta, Wakil Bupati Zuldafri Darma dan para perantau,” katanya. (*/ICA)

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap
Tenda Pelamin dan Rumah di Tanah Datar Terbakar Jelang Pesta Pernikahan
Tenda Pelamin dan Rumah di Tanah Datar Terbakar Jelang Pesta Pernikahan
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan bahwa pelaksanaan pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban bencana alam hidrometeorologi
Pembangunan Huntara di Tanah Datar Tuntas 100 Persen, Huntap Tahap Pengerjaan