Audiensi dengan Pemko Padang, UIN IB Padang Bahas Transportasi dan Kolaborasi Pembangunan

InfoLanggam – Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang melakukan audiensi dengan Pemko Padang, Selasa (2/9/2025). Audiensi ini sebagai langkah awal membangun sinergi untuk pengembangan kampus dan pelayanan kepada mahasiswa.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN IB Padang, Prof Dr Hj Martin Kustati MPd, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof Nurus Shalihin MSi.

Kemudian juga hadir Wakil Rektor Bidang Administrasi Perencanaan dan Keuangan Dr Lukmanul Hakim MAg, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Prof Nelmawarni MHum PhD, serta Direktur Pascasarjana serta para dekan di UIN Imam Bonjol Padang.

Pada kesempatan itu, Martin Kustati menyampaikan sejumlah hal penting terkait kondisi dan kebutuhan UIN Imam Bonjol Padang.

Martin menjelaskan bahwa UIN IB saat ini memiliki beberapa lokasi kampus, salah satunya Kampus III yang berada cukup jauh dari pusat kota, dengan akses jalan yang sempit dan kondisi aspal yang belum optimal karena berada di kawasan pegunungan.

“Kami sangat berharap adanya dukungan transportasi umum dari Pemko Padang untuk menunjang mobilitas mahasiswa, khususnya menuju Kampus III. Saat ini, kebutuhan transportasi sangat mendesak dan kami melihat adanya peluang kerja sama dengan tujuh wadah transportasi yang akan dioperasikan oleh pemerintah kota,” bebernya.

Selain itu, Martin juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara UIN IB dan Pemko Padang dalam berbagai program, seperti ketahanan keluarga serta kontribusi UIN untuk masyarakat luas.

“Kami memiliki 48 program studi yang bisa bersinergi dengan program-program pemerintah kota. Tim kerja baru di UIN IB akan terus mendorong kampus ini menjadi institusi yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran menyambut baik upaya kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah kota harus berdampak timbal balik dengan lembaga pendidikan.

“Kolaborasi harus bersifat lentur dan kreatif. Kita harus efisien tapi juga selektif dalam mencapai indikator-indikator pembangunan. Visi kita adalah menjadikan Padang sebagai kota yang amanah,” ucapnya.

Fadly juga menyampaikan bahwa Pemko Padang berkomitmen memfasilitasi kebutuhan transportasi untuk UIN IB Padang. Seperti pengoperasian koridor Trans Padang menuju kawasan Padang Sarai dan perencanaan pembangunan jalan (imprestasi) menuju kampus.

Kepala Dinas Perhubungan Padang, Ances Kurniawan mengatakan saat ini Pemko Padang sedang menjalankan program Angkot Naik Kelas sebagai program unggulan.

Terkait rute Trans Padang, saat ini telah tersedia enam koridor dan alokasi armada kecil berkapasitas 11 orang untuk kawasan pendidikan seperti UIN IB direncanakan baru akan terealisasi pada tahun 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tri Hadiyanto mengakui bahwa sistem drainase di kawasan UIN IB memang belum berjalan optimal dan perlu perbaikan lebih lanjut.

Kabag Kesra Kota Padang, Jasman juga menambahkan pentingnya menyusun modul kerja sama terlebih dahulu dan mengharapkan dukungan aktif dari mahasiswa dalam pelaksanaannya.

Sedangkan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) juga menyatakan kesiapan mendukung program-program yang akan dikembangkan bersama UIN IB. (*)

Tag:

Baca Juga

Penjelasan Badan Kehormatan Soal Beny Tetap Aktif Anggota DPRD Sumbar Saat Status Tersangka
Penjelasan Badan Kehormatan Soal Beny Tetap Aktif Anggota DPRD Sumbar Saat Status Tersangka
Profil Rahmat, Winger Baru Semen Padang FC yang Pernah Gabung Skuad Timnas
Profil Rahmat, Winger Baru Semen Padang FC yang Pernah Gabung Skuad Timnas
Penjelasan Rektor UIN Imam Bonjol Usai Anak Buahnya Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Kampus 
Penjelasan Rektor UIN Imam Bonjol Usai Anak Buahnya Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Kampus 
Senyum Ketua DPRD Sumbar Saat Ditanya Kasus Dugaan Korupsi yang Jerat Beny 
Senyum Ketua DPRD Sumbar Saat Ditanya Kasus Dugaan Korupsi yang Jerat Beny 
LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Nasabah Rp3,3 M Usai BPR Sungai Rumbai Bangkrut
LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Nasabah Rp3,3 M Usai BPR Sungai Rumbai Bangkrut
Sidang disertasi Muhammad Taufik di Program Doktor Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unand.
Disertasi Sosiolog Muhammad Taufik Ungkap Penyebab PP Perluasan Bukittinggi Tidak Pernah Terlaksana 25 Tahun