Antisipasi Bencana, ACT Sumbar Gelar Pelatihan Penyelamatan dalam Air

ACT Sumbar menggelar pelatihan penyelematan korban bencana dalam air. (Sumber: ACT Sumbar)

ACT Sumbar menggelar pelatihan penyelematan korban bencana dalam air. (Sumber: ACT Sumbar)

Langgam.id – Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatra Barat (Sumbar) menggelar pelatihan Water Rescue atau penyelamatan nyawa korban bencana di dalam air di Banda Bakali dekat GOR Haji Agus Salim Padang, Senin (23/12/2019).

Kepala Cabang ACT Sumbar, Zeng Wellf, mengatakan pelatihan dasar penyelamatan bertujuan untuk penyelamatan korban bencana di dalam air.

“Kami mempelajari dasar tentang penyelamatan korban di air. Semua peralatan lengkap ada perahu dan peralatan yang lainnya,” katanya.

Kegiatan water rescue dipimpin para instruktur ACT Pusat serta diikuti para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

Sebelum pelatihan, instruktur memberikan informasi mengenai nama peralatan dan guna alat keselamatan. Water rescue itu menggunakan berbagai peralatan seperti pelampung, tali, helm, dayung, serta perahu.

Saat pelaksanaan kegiatan, setiap perahu diisi 6 hingga 7 penumpang. Lalu setiap penumpang berperan sebagai korban yang harus diselamatkan. Upaya penyelamatan korban dilakukan secara bergantian.

“Selain itu instruktur juga memberikan pengetahuan mengenai bagaimana menggunakan perahu secara baik,” katanya.

Sebelum pelatihan dimulai ACT juga melangsungkan serah terima bantuan perlengkapan rescue dari OVO untuk Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar yang nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan rescue di daerah Sumbar. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Petugas BPBD Agam memantau kondisi sungai mengantisipasi banjir akibat hujan deras. (Dok. BPBD Agam)
Waspada Hujan Deras, BPBD Agam Siagakan Petugas Pantau Sungai Batang Kumayo
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan, Sejumlah Titik Butuh Alat Berat
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)
Pemkab Solok Usul Pembangunan 3 Sabo Dam Senilai Rp 250 Miliar Usai Arosuka Diterjang Galodo
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo di Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Arosuka Solok Kembali Diguyur Hujan Lebat, BPBD Larang Warga Dekati Bantaran Sungai Antisipasi Galodo
Banjir menerjang Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman. (Dok. Istimewa)
Banjir Terjang Simpang Tonang Pasaman, Satu Warga Hanyut hingga 5 Hektare Sawah Tertimbun
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang