Antipasi Corona, Dishub Bakal Terapkan Jaga Jarak Penumpang Trans Padang

Ada kabar bahagia bagi pengguna Trans Padang di momen Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356 pada 7 Agutus 2025 nanti. Perumda PSM

Bus Trans Padang (Foto: Irwanda Saputra)

Langgam.id – Trans Padang akan menerapkan social distancing atau jaga jarak bagi setiap penumpang yang menaiki transportasi massal Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) itu. Penerapan akan dimulai ketika para siswa telah memulai aktivitas belajar di sekolah pada 2 April 2020.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Dian Fakhri. Menurutnya, penerapan social distancing ini bisa mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Kalau untuk sekarang belum kami terapkan. Sebab, penumpang Trans Padang tergolong masih lengang. Bahkan karena lengangnya, penumpang juga duduk jauh-jauh,” ujar Dian Fakhri dihubungi Langgam.id, Minggu (22/3/2020).

Ia memprediksi lonjakan penumpang Trans Padang akan terjadi apabila para siswa pelajar kembali sekolah. Maka penerapan social distancing mulai diberlakukan.

“Kalau sudah banyak penumpang, kami akan terapkan itu. Kami sudah persiapkan berbagai hal dalam mengantisipasi wabah virus corona di transportasi massal,” katanya.

Dian Fakhri mengungkapkan kapasitas Trans Padang 40 penumpang yang terdiri dari 20 penumpang duduk dan 20 penumpang lainnya berdiri. “Kalau sudah diterapkan nanti apakah kapasitas 20 penumpang saja,” tuturnya.

Hingga saat ini, terdapat 28 Trans Padang yang beroperasi setiap hari di Kota Padang. Di antaranya 22 unit jalur Pasar Raya ke Lubuk Buaya dan enam unit jalur Teluk Bayur ke Anak Air.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Padang juga telah menyemprotkan cairan desinfektan ke seluruh unit Trans Padang. Penyemprotan ini dilakukan secara berkala di setiap bagian yang sering di pegang penumpang.

“Kami sudah melakukan penyemprotan desinfektan secara beberapa hari ini. Kegiatan itu terus kami lakukan. Kami meminta masyarakat untuk tetap terus menjaga kebersihan, sering melakukan cuci tangan,” katanya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre