Anggota DPRD Padang: Wawako Tidak Perlu Lagi Dibicarakan

Anggota DPRD Padang: Wawako Tidak Perlu Lagi Dibicarakan

Kantor DPRD Padang.

Langgam.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Budi Syahrial mengatakan, saat ini tidak perlu lagi membahas tentang jabatan Wakil Wali Kota Padang. Kedua partai pengusung dinilai tidak serius untuk memutuskan itu.

Menurut Budi, partai pengusung yaitu PKS dan PAN tidak serius untuk memutuskan siapa yang akan menjabat Wakil Wali Kota Padang. Keduanya tidak kunjung berkompromi.

“Tidak perlu lagi dibicarakan lagi karena yang tidak komitmen itu dari partai pengusung yaitu PKS dan PAN. Maka masyarakat dapat menilai bahwa partai pengusung tidak serius menyediakan siapa yang menjadi wakil wali kota,” katanya, Senin (18/7/2022).

Alasan lainnya, karena Wali Kota Padang saat ini Hendri Septa akan habis masa jabatannya pada 31 Desember 2023 mendatang. Artinya sudah pas 1,5 tahun dari sekarang, sehingga tidak perlu lagi membicarakannya.

Berdasarkan aturan, jika jabatan Hendri Septa berakhir di Desember 2023, maka seharusnya sudah ada wakil wali kota pada akhir Juni 2022 lalu.

Meski demikian, ini tentu menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat dan partai lainnya, mengapa kedua partai ini gagal juga sampai sekarang menetapkan Wakil wali Kota Padang.

Baca Juga: DPP PAN Resmi Ajukan Ekos Albar Jadi Calon Wakil Wali Kota Padang

“Biar masyarakat menilai, atau memang ada kesepakatan antara keduanya membiarkan Pak Hendri Septa jomblo sampai akhir kita tidak tahu,” kata anggota legislatif dari Fraksi Gerindra itu.

—

Dapatkan update berita Sumatra Barat terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok