Anggota Brimob Polda Sumbar Kabur dari Tugas di Papua, Ini Kata Kabid Humas

Polda sumbar, anggota brimob

Mapolda Sumbar.

Langgam.id-Seorang anggota Brigade Mobile (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) dilaporkan kabur saat menjalani penugasan di Bawah Kendali Operasi (BKO) Satgas Amole di Arela PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Anggota tersebut, awalnya dilaporkan hilang sejak Selasa (2/6/2021). Saat dicari, anggota bernisial Brigadi AY tersebut dipergoki melakukan chek in dengan maskapai pesawat Sriwijaya Air tujuan Jakarta transit Makassar.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombe Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan informasi tersebut. Saat ini anggota brimob itu masih menjalani proses di Papua dan menjalani pemeriksaan.

“Memang benar itu, saat ini anggota yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan dengan kapolres setempat,” katanya Sabtu (5/6/201).

Menurutnya, anggota tersebut ingin pulang ke Sumbar diduga karena ada permasalahan keluarga. Polda Sumbar saat ini juga menunggu hasil pemeriksaan dari Polres setempat terkait kejelasan yang terjadi.

“Kita lihat hasil dari pemeriksaan itu nanti, apakah memang yang bersangkutan ada menyalahi atau apa namanya kita lihat saja nantinya,”katanya.

Meski demikian, menurutnya seorang anggota Polri seharusnya siap secara mental dan fisik ketika ditugaskan dimanapun, termasuk penugasan di luar wilayah domisilinya.

Diketahui, oknum polisi tersebut dilaporkan telah diamankan petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Bandara Mozes Kilangin, Mimika. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani proses pemeriksaan.(Rahmadi/Ela)

Berita ini diperbarui pada Minggu (6/6/2021) menambahkan “awalnya” pada paragraf kedua.

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Pemain baru Semen Padang Fc Esteban Viscara. Ig: PSISFC
Transfer Pemain Semen Padang Fc, Esteban Viscarra is Back
Hujan deras memicu Longsor terjadi di kawasan Sintijuah Lauik, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Longsor di Sitinjau Lauik, Truk Tertimpa Material Tanah
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG