Anggaran Pemprov Sumbar Masih Bersisa Rp1 Triliun Jelang Tutup Buku, Ekonom: Bukti Tidak Efisiennya Kinerja

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: 5 ASN berasal dari Pemko Padang ikut seleksi terbuka untuk mengisi tujuh jabatan Pemprov Sumbar.

Ilustrasi - Kantor Gubernur Sumbar. [foto: Wista Yuki]

Langgam.id- Tiga hari sebelum memasuki tahun baru 2025, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemprov Sumbar 2024 masih bersisa Rp 1,1 triliun.

Berdasarkan data yang dikutip langgam dari https://dashboard.sumbarprov.go.id/tahun/2024/simbangda/detail-belanja-opd dikutip pada pukul 20:00 WIB Sabtu (28/12/2024), total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 adalah sebesar Rp 7 triliun. Sementara realisasi anggaran baru terlaksana Rp 5,9 triliun atau berada di angka 84,32 persen dan fisik 90,43 persen.

Menanggapi kondisi itu, Ekonom Universitas Negeri Padang (UNP), Doni Satria mengatakan tidak maksimalnya penyerapan anggaran hingga tanggal 28 Desember 2024 merupakan bukti tidak efisiennya kinerja Pemprov Sumbar dalam menggunakan anggaran.

“Jika pelaporannya saja gak beres, bagimana kita bisa berharap kerjanya juga akan baik,” kata Doni, Sabtu (28/12/2024).

Ia menuturkan bahwa jika sampai hari ini anggaran tersisa sebesar Rp1 triliun sangat kecil kemungkinan terserap sepenuhnya hingga tutup buku.

“Kemungkinan (perkiraan) sampai akhir Desember hanya sekitar Rp6,4 triliun terealisasi. Artinya masih ratusan miliar yang belum terserap,” tegasnya.

Doni memperkirakan bahwa Pemprov Sumbar cenderung santai pada tahun pertama dalam membelanjakan anggaran dan di akhir tahun baru kejar target. Sehingga, serapan anggaran menjadi rendah.

“Beberapa hal yang menyebabkan anggaran tidak terserap dengan baik, utamanya adalah mulai bergerak program yang dianggarkan juga sebagian besar di semester 2 tahun berjalan,” kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNP itu.

Ia mencontohkan seringkali terjadi di Pemda, pada semester pertama ada kecenderungan kerja santai. “Di semester kedua baru dikebut. Ini tidak bagus,” katanya.

Adapun, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Medi Iswandi mengatakan realisasi anggaran hingga 28 Desember 2024 sudah mencapai 84,27 persen.

“Pendapatan sebesar Rp 7 triliun dan realisasinya sebesar Rp 5,9 triliun atau 84,27 persen sampai hari ini,” kata Medi, Sabtu (28/12/2024). (Iqbal/Fs)

Baca Juga

Pemprov Sumbar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Warga Dharmasraya dengan PT TKA
Pemprov Sumbar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Warga Dharmasraya dengan PT TKA
Transformasi Digital Daerah, Pemprov Sumbar Raih Apresiasi Bank Indonesia Award
Transformasi Digital Daerah, Pemprov Sumbar Raih Apresiasi Bank Indonesia Award
Pemprov Sumbar Resmikan Silek Tradisi Minangkabau sebagai Ekstrakurikuler Wajib di SMA dan SMK
Pemprov Sumbar Resmikan Silek Tradisi Minangkabau sebagai Ekstrakurikuler Wajib di SMA dan SMK
Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Sumbar, Pemerintah Resmikan Klinik UMKM Minang Bangkit
Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Sumbar, Pemerintah Resmikan Klinik UMKM Minang Bangkit
Klinik UMKM Minang Bangkit Diyakini Bakal Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Klinik UMKM Minang Bangkit Diyakini Bakal Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Stabilitas Harga Pascabencana dan Jelang Ramadan, Pemprov Sumbar Siapkan Strategi Intervensi
Stabilitas Harga Pascabencana dan Jelang Ramadan, Pemprov Sumbar Siapkan Strategi Intervensi