Alek Pacu Jawi: Tradisi Berkelanjutan yang Menggugah Kesadaran Akan Ketertiban dan Kebersihan

Alek Pacu Jawi: Tradisi Berkelanjutan yang Menggugah Kesadaran Akan Ketertiban dan Kebersihan

Alek Pacu Jawi. (Foto: Prokopim Setda Tanah Datar)

Langgam.id – Alek Pacu Jawi kembali menjadi ajang kebanggaan masyarakat Tanah Datar. Pada penutupan acara yang berlangsung di Sawah Ilalang Kuniak, Jorong Tabek, Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, Sabtu (14/9/2024), Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya warisan leluhur.

Menurut Bupati Eka, tradisi Pacu Jawi yang diadakan bergantian di empat kecamatan—Pariangan, Lima Kaum, Sungai Tarab, dan Rambatan—bukan hanya menjadi bentuk pelestarian budaya, tetapi juga sarana promosi daerah.

“Dengan terus menggelar Pacu Jawi, kita berupaya memperkenalkan tradisi ini kepada masyarakat luas, yang pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian lokal,” ujar Bupati Eka.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam suksesnya alek anak nagari ini. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan selama acara berlangsung.

“Mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban, serta pastikan kebersihan tetap terpelihara dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan,” pesan Bupati Eka kepada masyarakat dan para pedagang.

Acara ini juga dihadiri oleh Camat Pariangan Beni, Forkopimca, Wali Nagari Tabek Rispel Murni, serta para tokoh adat, angku-angku, niniak mamak, dan pencinta olahraga Pacu Jawi, yang turut mendukung kelestarian tradisi kebanggaan masyarakat Minangkabau ini. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Wako Padang Tinjau Progres Perbaikan Puskesmas Ulak Karang
Wako Padang Tinjau Progres Perbaikan Puskesmas Ulak Karang
logo semen padang fc
Semen Padang FC Akui Gaji Pemain Telat Dibayar, Manajemen Buka Proses Negosiasi
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Diskusi Publik IEO 2026 yang diselenggarakan Yayasan KEHATI bersama Biodiversity Warriors Universitas Andalas di Padang, Rabu (6/5/2026).
“Kanibalisme Antar Sektor” Ancam Masa Depan Ekologi Indonesia, Sumatra Jadi Alarm Krisis Sistemik
Langgam.id-kebakaran
Kebakaran Rumah Warga di Padang Padam: Nihil Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp125 Juta 
Salah satu pohon pelindung di sudut Kota Padang. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
19 Ribu Pohon Lindungi Kota Padang, Sebagian Berusia Lebih 100 Tahun