Alasan Wako Padang Belum Salurkan BLT Covid-19 Tahap 2

PKS Pilgub Sumbar

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah. (Foto Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) tahap dua. Bantuan tersebut merupakan bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terimbas covid-19.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, saat ini, Dinas Sosial Kota Padang masih menyiapkan seluruh data warga Padang yang akan menerima bantuan tersebut. Jumlah penerima tahap dua ini sekitar 52 ribu warga.

“Insya Allah kita sedang menyiapkan. Tentu kita juga mengukur kekuatan anggaran, kita juga melakukan penghematan termasuk di pemerintah daerah dan DPRD,” katanya di Padang, Selasa (28/7/2020).

Dia mengatakan, dalam peraturannya, memang diminta kesiapan daerah dalam memghadapi covid-19. Selain itu, saat ini kegiatan ekonomi warga juga sudah mulai berjalan.

“Kita berkomitmen untuk memberikan bantuan tahap ke dua. Saya sudah perintahkan Dinsos dan Sekda untuk memproses itu,” katanya.

Bantuan pada tahap dua ini akan diberikan dalam bentuk uang tunai. Dia menargetkan bantuan tersebut segera terealisasi. Selain tahap dua, nantinya juga bisa diberikan tahap selanjutnya, namun semua tergantung kesiapan anggaran.

“Data sudah masuk, kita lihat nantinya. Tentu kita lihat juga bagaimana kendala di lapangan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Mastilizal Aye, mengingatkan agar Pemerintah Kota segera mencairkan BLT bagi masyarakat terdampak covid-19.

Dia menjelaskan, Pemko Padang sebelumnya telah menetapkan memberikan bantuan selama tiga bulan yaitu April, Mei, dan bulan Juni. Namun, sampai saat ini, BLT yang terealisasi hanya untuk bulan April. Sementara, dua bulan lagi belum diberikan.

“Anggaran BLT covid-19 itu masih ada, tetapi kita tidak tahu mengapa ini belum juga dicairkan,” katanya di Padang, Senin (27/7/2020).

Menurutnya, Pemko wajib memberikan karena dasarnya peraturan wali kota (Perwako) nomor 33 tahun 2020 tentang pemberian bantuan uang kepada masyarakat terdampak covid-19. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Walikota Padang, Fadly Amran.
Mitigasi Banjir, Pemko Padang Kaji Ulang RTRW 
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar