Aktifkan Trans Padang Bypass, Dishub Gandeng Pengusaha Angkot

Ada kabar bahagia bagi pengguna Trans Padang di momen Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356 pada 7 Agutus 2025 nanti. Perumda PSM

Bus Trans Padang (Foto: Irwanda Saputra)

Langgam.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, berencana akan mengajak para pengusaha angkutan kota (angkot) untuk bersama-sama menjalankan transportasi massal Trans Padang.

Kepala Dishub Kota Padang, Dian Fakri, mengatakan di masa mendatang bus Trans Padang juga milik para pengusaha angkot yang beroperasi saat ini. Mereka akan diberi fasilitas untuk bisa membeli bus dengan cara kredit. Harga satu unit bus Trans Padang sekitar Rp700 juta.

“Jadi keuntungan bersama, ke depan pemilik dan pelakunya adalah pengusaha angkot saat ini, bahkan pemerintah memberikan subsidi nantinya,” katanya kepada langgam.id, Sabtu (1/2/2020).

Dia mengatakan, saat ini saja jika 6 koridor dihidupkan seluruhnya maka butuh 156 unit bus untuk dioperasikan. Jumlah tersebut bisa terus bertambah jika trayeknya ditambah seperti trayek ke Kampus 3 UIN Imam Bonjol Padang.

“Jadi nanti mereka angkot ini dak usah berkejar-kejaran dengan bus di jalur yang sama, karena pemiliknya masih sama,” katanya.

Menurutnya, jika Trans Padang fokus di jalur utama pusat kota maka angkot bisa mengembangkan trayek ke jalan-jalan pelosok kota. Pihaknya juga akan segera membicarakan ide itu bersama para pengusaha angkot. Termasuk hitung-hitungan pembayaran kredit atau pembagian keuntungan.

“Jadi kita ingin naikkan kelas pengusaha ini yang sebelumnya angkot menjadi bus,” katanya.

Menurutnya, Kota Padang ke depan akan terus berkembang menjadi kota besar. Sehingga kota ini sangat membutuhkan angkutan massal yang tepat.

Anggkutan massal yang baik tidak hanya akan membantu warga yang butuh transportas, tetapi juga bagi warga yang tidak naik pun akan merasakan manfaatnya karena jalanan tidak banyak kendaraan yang melintas.

“Jadi tidak naik pun kita akan merasakan manfaatnya sebab kendaraan tidak ramai,jangan seperti sekarang sedikit-sedikit bawa mobil sendiri, akhirnya penuh jalanan,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre